Berita

Aktivis 98, Immanuel Ebenezer/net

Politik

Aktivis ’98: Kami Minta Gatot Nurmantyo Berhenti Dalangi Aksi

JUMAT, 16 OKTOBER 2020 | 08:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Peringatan keras kepada Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo disampaikan oleh aktivis 1998. Hal ini berkaitan dengan aksi berujung ricuh yang terjadi pada pekan kemarin di sejumlah kota di tanah air.

Aktivis 98, Immanuel Ebenezer mengaku sudah memiliki informasi mengenai dugaan kuat keterlibatan mantan panglima TNI itu dalam aksi-aksi di sejumlah wilayah di Indonesia.

"Kalau dugaan kuat itu benar adanya. Maka Kami minta Gatot untuk berhenti mendalangi aksi-aksi unjuk rasa itu. Sudah cukup korban-korban berjatuhan," tegas pria yang akrab disapa Noel itu kepada wartawan, Jumat (16/10).


Seandainya dugaan itu benar dan Gatot masih melakukan hal yang sama secara terus menerus, maka Noel meminta agar yang bersangkutan segera diproses secara hukum

"Kalau ada sajian buktinya. Saya kira Polri harus tegas, negara harus bersikap. Jangan sampai ada pembiaran, ini negara hukum," jelas ketua umum Jokowi Mania (Joman) itu.

Noel mewanti-wanti bahwa pembiaran terhadap otak unjuk rasa yang berujung pada kerusuhan akan menyebabkan lemahnya legitimasi negara.

Dmi keadilan dan hukum, Noel meminta agar siapapun yang menjadi dalang harus diungkap dan tanpa keraguan diproses secara hukum.

"Tanpa keraguan. Siapapun aktor intelektualnya harus diusut. Kasihan rakyat dan negara ini,” tandas Noel.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya