Berita

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution/Net

Politik

Demokrat: Terima Kasih Prof Mahfud Sudah Klarifikasi SBY Dan AHY Bukan Dalang Aksi

RABU, 14 OKTOBER 2020 | 08:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ucapan terima kasih disampaikan Partai Demokrat kepada Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Terima kasih itu berkaitan dengan klarifikasi Mahfud bahwa pemerintah tidak pernah menuding Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai dalang unjuk rasa 8 Oktober lalu.

“Terima kasih prof sudah klarifikasi bahwa SBY dan AHY tidak terkait di balik unras,” ujar Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution kepada redaksi, Rabu (14/10).


Dia berharap pernyataan para menko yang menyebut aksi buruh dan mahasiswa ditunggangi bukan ditujukan untuk menebar ketakutan di masyarakat.

“Sebagai Menko Polhukam, Anda berkewajiban menjaga martabat Presiden ke-6 RI dan stabilitas negara,” tuturnya.

Sejurus itu, ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat Andi Arief kepada Mahfud.

Ini mengingat  Andi Arief sebelumnya menuntut Menko Mahfud MD bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk mengklarifikasi tuduhan bahwa SBY dan AHY adalah dalang unjuk rasa.

Menjawab itu, Menko Mahfud MD justru mengaku bingung apa yang harus diklarifikasi oleh pemerintah. Sebab tidak ada satupun tuduhan dari pemerintah yang menyebut SBY dan AHY jadi dalang kerusuhan.

“Klarifikasi macam apa yang diminta Mas Andi Arief? Tak seorang pun di antara kami pernah bilang Pak SBY atau AHY sebagai dalang atau membiayai unras (unjuk rasa),” tuturnya lewat akun Twitter pribadi, Rabu (14/10).

Sebaliknya, Mahfud justru meminta Andi Arief yang mengklarifikasi tentang kapan pemerintah menyampaikan tudingan tersebut.

“Kalau ada nanti kami selesaikan. Itu kan hanya di medsos-medsos yang tak jelas,” tanyanya.

Dengan jawaban ini, Andi Arief lantas menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Terima kasih Pak Prof Mahfud MD,” tutupnya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya