Berita

Tim penyelamat bekerja di lokasi bangunan yang rusak setelah Armenia menyerang kota Ganja di Azerbaijan pada Minggu, 11 Oktober 2020 /Net

Dunia

Gencatan Senjata Buyar, Azerbaijan-Armenia Kembali Bentrok Tewaskan Sembilan Orang Dan Puluhan Luka-luka

SELASA, 13 OKTOBER 2020 | 05:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurang dari 24 jam setelah Azerbaijan dan Armenia bersepakat untuk melakukan gencatan senjata, bentrokan kembali terjadi. Setidaknya sembilan orang tewas di kota kedua Azerbaijan, Ganja, seperti dilaporkan Kantor Kejaksaan Agung Azeri, pada Senin (12/10)

Serangan rudal Armenia di kota Ganja Azerbaijan terjadi pada Minggu dini hari, menewaskan sembilan orang termasuk empat wanita. Sebanyak 34 lainnya, di antaranya 16 wanita dan enam anak, terluka, katanya, seraya menambahkan, serangan Armenia sejauh ini telah menghancurkan 1.165 rumah, 57 bangunan, dan 146 bangunan umum.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan menuduh Yerevan melanggar gencatan senjata yang dimediasi Rusia. Sebaliknya, Yerevan juga menuduh Baku melanggar perjanjian itu. Kedua belah pihak kembali saling menyalahkan satu sama lain.


Gencatan senjata yang ditengahi Rusia pada Sabtu (10/10) diberlakukan setelah pembicaraan maraton di Moskow antara kedua belah pihak. Kementerian Luar Negeri Rusia mengeluarkan pernyataan bahwa Armenia dan Azerbaijan telah menyetujui gencatan senjata dengan menukar tahanan dan mayat tentara mereka yang tewas dalam konflik di Nagorno-Karabakh.

Sayangnya, kesepakatan itu ternyata hanya berjalan beberapa jam saja.

Azerbaijan menuduh Armenia menyerang wilayah sipil.

Dalam pernyataannya pada Senin (12/10), Kementerian Pertahanan Azerbaijan  mengatakan angkatan bersenjata Armenia sedang menembaki wilayah Goranboy, Tartar dan Aghdam.

"Armenia berulang kali menyerang daerah sipil dan angkatan bersenjata Azerbaijan juga diserang ke arah Aghdara, Aghdam, Fuzuli dan Jabrayil," ujar pernyataan itu, seperti dikutip dari AFP, Senin (12/10).

Di kota utama Karabakh, Stepanakert, seorang fotografer AFP mendengar suara tembakan dari arah kota Hadrut yang dikuasai Armenia.

Namun, Armenia justru menuduh pasukan Azeri telah melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan menembaki ibukota Nagorno-Karabakh, Stepanakert, serta kota-kota lain pada malam hari. Armenia juga membantah telah menargetkan Ganja.

Pihak Ajerbaijan mengatakan, sejumlah besar pasukan Armenia telah tewas atau terluka, termasuk tiga peluncur roket BM-21 Grad MLRS, satu tank T-72, dan beberapa kendaraan di berbagai medan pertempuran.

Kedua belah pihak telah sepakat untuk menerapkan gencatan senjata atas dasar kemanusiaan, setelah melewati 11 jam pembicaraan di Moskow.

Menteri Luar Negeri Azerbaijan Jeyhun Bayramov mengatakan gencatan senjata hanya akan berlangsung selama Palang Merah mengatur pertukaran orang mati.

Tapi ternyata tidak. Setelah kedua belah pihak saling menuduh telah melakukan pelanggaran.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya