Berita

Gelaran kontes poster perdamaian "Peace Through Service" secara virtual/Net

Nusantara

Kontes Poster Jadi Ajang Memupuk Semangat Anak Menjaga Perdamaian Dunia

MINGGU, 11 OKTOBER 2020 | 09:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebuah terobosan dilakukan Distrik 307A-1 Lions Club dalam memupuk anak-anak untuk bisa memiiki semangat perdamaian antar bangsa. Terobosan itu silakukan dengan menggelar kontes poster perdamaian "Peace Through Service" atau "Perdamaian melalui Pengabdian”.

Sebanyak 110 anak dari berbagai sekolah dan sanggar lukis di daerah Jakarta dan sekitarnya ikut ambil bagian dalam acara yang digelar secara virtual dari rumah masing-masing pada Sabtu (10/10) itu.

Gubernur Distrik 307A-1 Lions Club, Evi Lasma Pohan mengatakan bahwa pihaknya membuat acara ini agar anak-anak Indonesia sejak dini memiliki semangat perdamaian antar bangsa.


“Terutama perdamaian di Indonesia yang akhir-akhir ini kita tahu banyak pelajar terlibat aksi anarkis dan kriminal. Padahal anak-anak pada dasarnya adalah simbol penerus perdamaian," ujarnya kepada wartawan, Minggu (11/10).

Evi menjelaskan, kontes poster perdamaian adalah satu kontes seni yang merupakan ajang penyampaian nilai-nilai semangat perdamaian melalui goresan tangan anak-anak usia 11 sampai dengan 13 tahun yang dilakukan secara serentak di seluruh dunia.

"Lebih dari 1,3 juta anggota dari 40 ribuan club di 210 negara yang menjadi anggota Lions Club International," terangnya.

Distrik 307-A1 Jakarta sendiri sudah 33 kali melaksanakan acara ini. Total pesertanya mencapai lebih dari 500 anak.

Pemenang kontes pada akhir pekan ini akan diumumkan pada 17 Oktober nanti di Galeri Nasional. Nantinya pemenang kontes akan berkompetisi di tingkat distrik, multi distrik, dan internasional. 

“Satu pemenang Grand Prize dan 23 pemenang akan dipilih setiap tahun di tingkat internasional,” terangnya.

Adapun hadiah utama kontes ini adalah senilai 5 ribu dolar AS. Selain itu, ada juga perjalanan untuk pemenang dan satu anggota keluarga ke upacara penghargaan di PBB.

Sementara untuk 23 pemenang penghargaan masing masing mendapatkan sertifikat dan uang tunai 500 dolar AS. Beberapa dari hasil karya anak Indonesia juga akan dihadirkan sebagai perangko koleksi dan komersil.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya