Berita

Komandan Brigif 4 Marinir/BS, Kolonel Marinir Nawawi, saat akan melepas pasukan Marinir/Istimewa

Pertahanan

Diminta Selalu Patuhi Protokol Kesehatan, 2 Batalyon Marinir Asal Lampung Berangkat Ke Jakarta

SABTU, 10 OKTOBER 2020 | 17:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dua batalyon prajurit Marinir TNI Angkatan Laut dari Lampung terbang dari Bandar Udara Raden Inten II menuju Bandar Udara Halim Perdana Kusuma terkait pengamanan aksi penolakan Omnibus Law.

Sebanyak 600 prajurit diterbangkan dengan pesawat Hercules A 1319 milik TNI Angkatan Udara. Mereka berasal dari gabungan Batalyon Infanteri 7 Marinir serta Batalyon 9 Marinir.

Kedua batalyon itu masing-masing dipimpin oleh Letnan Kolonel Marinir Budi Wijani sebagai komandan Yonif 7 Marinir dan Letkol Marinir James Munthe sebagai komando Yonif 9 Marinir.


Komandan Brigif 4 Marinir/BS, Kolonel Marinir Nawawi, menyampaikan beberapa pesan dari Komanda Korps Marinir TNI, Mayor Jenderal TNI Suhartono, agar para prajurit utamakan keselamatan dan patuhi protokol Covid-19.

Kolonel Nawawi juga meminta para prajurit tidak mudah terpancing provokasi apalagi sampai adu domba sesama aparat TNI-Polri.

Selain itu, para prajuritnya dipesan untuk tidak berlebihan berbangga hati terhadap sanjungan masyarakat maupun pihak demonstran yang dapat membuat lengah dalam pelaksanaan tugas pokok.

Kolonel Nawawi mengingatkan prajuritnya tidak arogan karena yang dihadapi adalah saudara sendiri, bukan musuh.

"Pegang teguh 8 wajib TNI dan Sumpah Prajurit," tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Hadir pada pelepasan, Jumat (9/10), Wadan Brigif 4 Marinir/BS Letkol Marinir Abidin, Pasintel Letkol Marinir Suci Purnom, Pasops Letkol Marinir Isna Muhsin, Paspers Letkol Marinir Munshif Abror, Ka Akun Letkol Laut (S) Heru Suncoko, Komandan Yonif 7 Marinir Letkol Marinir Budi Wijani, Komandan Yonif 9 Marinir Letkol Marinir James Munthe, dan Komandan Lanud P. Bunyamin Letkol PNB Ronal.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya