Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Orang Inggris Gagal Patuh, 75 Persen Yang Positif Covid-19 Masih Keluar Untuk Bekerja Dan Belanja

SABTU, 10 OKTOBER 2020 | 06:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Orang-orang di Inggris termasuk yang tidak patuh pada aturan Covid-19. Dalam sebuah makalah yang baru dirilis, terungkap bahwa 18 hingga 25 persen saja orang yang bersedia mengisolasi diri saat dirinya dinyatakan terinfeksi. Sisanya, gagal untuk berdiam diri dan pergi bekerja atau berbelanja walau ia sadar itu akan menulari yang lain.

Sebagian besar orang di Inggris yang mengidap Covid merupakan kontak dari seseorang yang telah dites positif. Mereka gagal untuk mengisolasi diri sepenuhnya, lapor Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Keadaan Darurat (Sage) mengatakannya kepada para menteri, seperti dikutip dari The Guardian Kamis (9/10).

Dalam makalah itu pula dituliskan seruan memberikan bantuan bagi mereka yang berpenghasilan rendah dan yang berpenghasilan menengah. Bantuan tidak hanya uang, tetapi juga makanan dan obatan-obatan dan persediaan medis.


Para ilmuwan telah memperingatkan pemerintah pada Maret lalu bahwa di tengah pandemik orang sangat membutuhkan uang untuk bisa tetap tinggal di rumah. Studi Corsair, dengan data yang dikumpulkan setiap minggu dari Maret hingga Agustus, menunjukkan sedikitnya ada 18 persen orang yang memiliki gejala tidak keluar rumah sama sekali.

Pada 20 September, pemerintah mengumumkan pemberian hibah kepada mereka yang berpenghasilan rendah -kurang dari upah minimum- dan meminta untuk mengisolasi diri selama dua minggu. Dan bagi yang melanggar akan dikenai denda.

Para menteri berharap tindakan tersebut membantu menurunkan jumlah infeksi baru. Kasus Covid-19 terus meningkat pesat di Inggris, berbagai penelitian menemukan, sebanyak satu dari 170 orang terinfeksi virus corona.

Angka terbaru dari Kantor Statistik Nasional (ONS), berdasarkan hasil dari lebih dari 127.000 peserta selama dua minggu terakhir, menunjukkan bahwa antara 25 September dan 1 Oktober sekitar satu dari 240 orang di komunitas di Inggris terjangkit Covid-19, dengan sekitar 17.200. kasus baru per hari.

Angka ONS menunjukkan kenaikan tajam dari minggu sebelumnya, ketika diperkirakan sekitar satu dari setiap 470 orang di komunitas di Inggris terkena Covid-19, dengan sekitar 8.400 infeksi baru setiap hari.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya