Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

IMF: Butuh Waktu Panjang Bagi Meksiko Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

RABU, 07 OKTOBER 2020 | 16:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pandemi virus corona telah merusak tatanan kehidupan perekonomian dunia, di antara yang paling terpukul adalah Meksiko.

Dana Moneter Internasional IMF bahkan memperingatkan bahwa Meksiko akan menghadapi perjuangan selama bertahun-tahun untuk kembali meningkatkan lapangan pekerjaan, pendapatan dan pengentasan kemiskinan sebelum pandemi setelah diperkirakan terjadi kontraksi ekonomi sebesar 9,0 persen pada tahun 2020.

Badan itu mendesak otoritas Meksiko untuk berbuat lebih banyak untuk meningkatkan ekonomi terbesar kedua di Amerika Latin dengan stimulus fiskal dan moneter.


Perkiraan terbaru dari IMF yang berbasis di Washington menandai sedikit perbaikan dari proyeksi sebelumnya, yakni mengalami penurunan 10,5 persen tahun ini di Meksiko, salah satu negara yang paling terpukul oleh virus korona.

Tetapi dalam laporan terbarunya, IMF mengatakan bahwa keuntungan negara itu selama dekade terakhir telah mundur, dan sekarang tantangan pertumbuhan rendah Meksiko yang telah berlangsung lama tampaknya akan memburuk.

Ia memperkirakan bahwa ekonomi akan tumbuh sebesar 3,5 persen pada tahun 2021, dan mendekati 2,0 persen setelahnya.

"Berdasarkan proyeksi ini, lapangan kerja, pendapatan dan kemiskinan akan membutuhkan beberapa tahun untuk kembali ke tingkat sebelum pandemi," katanya, seperti dikutip dari AFP, Rabu (7/10).

Sejauh ini otoritas kesehatan Meksiko telah melaporkan lebih dari 82 ribu kematian akibat virus corona, dan sekitar 12 juta pekerja kehilangan pekerjaan, sebagian besar dari sektor informal.

IMF mengatakan pemulihan 'dua kecepatan' sedang berlangsung, dengan rebound di bidang manufaktur didorong oleh permintaan eksternal, meskipun permintaan domestik tetap lemah.

IMF juga mengatakan pemerintah harus menerapkan paket komprehensif dari stimulus fiskal dan moneter jangka pendek, dan reformasi jangka menengah yang 'kredibel' untuk meningkatkan investasi dan pertumbuhan.

Presiden Andres Manuel Lopez Obrador telah menahan diri dari stimulus fiskal utama untuk meningkatkan ekonomi, dengan mengatakan dia ingin menghindari membebani negara dengan hutang besar.

Populis sayap kiri itu mengatakan prioritasnya adalah membantu warga Meksiko biasa dengan bantuan sosial dan pinjaman.

"Dukungan fiskal jangka pendek sementara yang lebih besar akan mengurangi kesulitan saat ini serta membatasi kerusakan ekonomi yang bertahan lama," kata IMF, mencatat bahwa pihak berwenang memberikan dukungan fiskal langsung jangka pendek yang sangat sederhana.

Dikatakan risiko termasuk kemungkinan kebangkitan Covid-19 serta gangguan berkepanjangan di pasar tenaga kerja, volatilitas keuangan global yang baru, harga minyak yang lebih rendah dan pertumbuhan yang merugikan di mitra dagang utama.

Perekonomian Meksiko mengalami rekor kontraksi 17,1 persen pada kuartal kedua tahun ini.

Bulan lalu Bank sentral memperingatkan bahwa ekonomi Meksiko dalam bahaya menyusut 12,8 persen sepanjang tahun 2020 jika pandemi memburuk.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya