Berita

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati/Net

Politik

PSBB DKI Upaya Pemimpin Beri Perlindungan Pada Rakyatnya

SENIN, 14 SEPTEMBER 2020 | 10:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat di ibukota merupakan upaya penyelamaan terbaik dari pemerintah untuk rakyat.

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati langkah tersebut sudah tepat. Sebab beberapa hari terakhir, banyak masyarakat yang terpapar virus Covid-19 dan kenaikannya signifikan terjadi di DKI Jakarta.

"Rakyat perlu mendapatkan perlindungan dan penanganan yang serius terkait Covid-19 dan dampaknya dari pemerintah," katanya kepada wartawan, Senin (14/9).


Anis juga  setuju dan mendukung pidato Presiden Jokowi di Istana Negara (7/9) lalu yang mengingatkan bahwa kunci dari ekonomi kita agar kembali membaik adalah kesehatan yang baik. Kesehatan yang baik akan menjadikan ekonomi kita baik.

"Artinya presiden menegaskan bahwa fokus kita yang nomor satu adalah kesehatan dalam penanganan Covid-19," tuturnya.

Legislator dari daerah pemilihan Jakarta Timur ini menegaskan bahwa tugas pemimpin yang paling utama adalah melindungi rakyatnya. Melihat kondisi Jakarta sekarang ini, menerapkan PSBB Total adalah upaya untuk melindungi warga Jakarta.    

"Sebuah kebijakan diambil tentunya setelah melalui  kajian dan pertimbangan mendalam, termasuk kajian akan dampak dan resikonya," tegasnya.

Anis pun menilai bahwa kebijakan penerapan Kembali PSBB di Jakarta merupakan langkah cepat dari Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dalam merespon arahan Presiden Jokowi.

Sebagaimana disampaikan, langkah penerapan kembali PSBB tersebut sudah sesuai dengan arahan presiden. 

"Kita doakan semoga berhasil menekan angka kenaikan Covid-19 di Jakarta," demikian Anis Byarwati.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya