Berita

Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar/Net

Nusantara

PSBB Total, Musni Umar Sedih Bukannya Didukung, Malah Saling Menyalahkan

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 | 12:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pandemik Covid-19 di tanah air sudah sangat mengkhawatirkan. Peningkatan positif kasus virus corona signifikan, dan belum menunjukkan trend penurunan.

Hal lain yang membuat sedih dan memperparah keadaan antara lain terjadi aksi saling menyalahkan antar satu pihak dengan pihak lainnya.

Teranyar, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara total di Jakarta dan mendapat "serangan" berupa kritik termasuk dari para menteri hingga publik vigur.


Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar mengaku sedih dengan sikap saling menyalahkan itu.

"Saya prihatin corona semakin merajalela. Tiap hari meningkat secara signifikan jumlah positif corona dan meninggal dunia. Kita sedih saling menyalahkan tentang PSBB," kata Musni Umar dalam cuitan di akun Twitter, Sabtu (12/9).

Atas dasar itu, Musni Umar berharap semua elemen bersatu menagani pandemik Covid-19 di tanah air. Terutama, fokus pada upaya penyelamatan warga negara dari bahaya virus yang mematikan.

"Coba kita bersatu atasi corona. Satu komando jangan berubah-ubah, utamakan penyelamatan nyawa, ekonomi pasti pilih dan bangkit," demikian Musni Umar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya