Berita

Wartawan senior, Ilham Bintang/Rep

Nusantara

Ilham Bintang: Apa Yang Disampaikan Hasril Chaniago Tidak Mendiskreditkan Arteria Dahlan

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2020 | 16:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Silsilah keturunan politisi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan yang disebut sebagai keturunan PKI menuai polemik di kalangan masyarakat terutama masyarakat Minangkabau, Sumatera Barat.

Hal itu lantaran adanya pernyataan dari tokoh Minangkabau, Hasril Chaniago di acara ILC beberapa waktu lalu, yang menyebut Arteria jangan-jangan keturunan PKI lantaran dekat dengan tokoh bangsa Rasuna Said, dan Rasuna Said memiliki saudara tiri dari PKI yakni Bachtaruddin.

Wartawan senior, Ilham Bintang menyimpulkan bahwa pernyataan Hasril bukan mendiskreditkan bahwa Arteria merupakan keturunan PKI, di dalam acara tersebut.


"Poin pertama, pernyataan anda di ILC itu tidak sama sekali mendiskreditkan Arteria, anda fokus pada budaya Minang itu yang demokratis, plural dan sejarahnya juga demikian dalam keluarga, kerena tidak ada kerusuhan di Padang," kata Ilham dalam acara diskusi virtual, Jumat (11/9).

Selain itu, Ilham mengatakan Hasril tidak perlu mengklarifikasi omongannya di ILC seperti yang diminta Arteria Dahlan.

"Kedua memang tidak ada juga hal yang perlu diklarifikasi, karena kita tahu ada stresing tadi yang majemuk tadi, jadi itu kakeknya dia Bachtarudin orang PKI, posisinya itu ada dalam sejarah," katanya.

Seakan mempertegas posisi Hasril tidak bersalah, Ilham Bintang juga menilai dari pernyataan Hasril tidak akan dituntut oleh Arteria karena Hasril berbicara lewat sejarah di Minangkabau terutama wilayah Danau Maninjau yang memiliki basis Masyumi dan juga PKI.

"Kedua kita sependapat tidak ada kemungkinan dituntut, jangan asal ngomong kalau itu tidak benar itu dipermalukan Bang Hasril di depan umum. Dengan catatan jangan agresif, kita pasif saja, itu yang terjadi apa yang anda katakan," ucapnya.

"Saya lihat tidak ada konotasinya untuk mendorong minta maaf, tidak ada ditambah-tambahin lagi," tutup Ilham Bintang menambahkan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya