Berita

Maskapai Tigerair/Net

Dunia

Masalah Menumpuk Ditambah Kena Covid-19, Tigerair Akhirnya Tutup Usia

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2020 | 16:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tiga belas tahun melanglang buana, maskapai penerbangan dengan tiket murah asal Australia, Tigerair harus tutup usia.

Tigerair yang merupakan anak dari Virgin Australia menghentikan operasinya setelah memiliki setumpuk masalah yang ditambah dengan pandemi Covid-19.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Virgin melalui pernyataan tertulis pada Kamis malam (10/9).


"Tidak dapat disangkal ini adalah masa-masa sulit bagi semua orang di industri perjalanan dan pariwisata," bunyi pernyataan yang dikutip ABC tersebut.

Dalam pernyataannya, pihak maskapai menerangkan, calon penumpang yang sudah memiliki tiket dapat mengajukan kredit pengalihan ke maskapai penerbangan milik Virgin Australia lainnya.

Meski berhenti beroperasi di tengah pandemi, awal mula masalah yang dimiliki Tigerair sudah menumpuk sebelum krisis kesehatan tersebut melanda.

Hal tersebut diungkap oleh pemilik baru Virgin Australia, Bain Capital pada awal Agustus, ketika rencana mengakhiri operasi Tigerair dimunculkan.

Ketika itu, CEO Virgin Australia, Paul Scurral mengatakan, maskapai harus mengadakan pemecatan besar-besaran karena pandemi Covid-19.

Pasalnya, diperlukan lebih dari tiga tahun untuk bisa mencapai kondisi normal sebelum pandemi untuk permintaan penerbanagn domestik dan internasional.

"Ini merupakan tahun yang sulit bagi Tigerair ketika berita itu muncul," ujarnya.

Scurrah menjelaskan, menghentikan layanan bukan keputusan yang mudah, namun harus tetap dilakukan agar bisnis tetap menguntungkan.

Pada Februari saja, ia menyebut, lima rute domestik dihentikan, setelah Virgin Australia mengonfirmasi telah kehilangan hampir 100 juta dolar AS selama enam bulan sebelumnya.

Meski operasi dihentikan, Virgin Australia mengatakan, akan mempertahankan sertifikat operator udara sehingga dapat menghidupkan kembali maskapai bertarif rendah ketika pasar perjalanan liburan domestik pulih sepenuhnya.

Tigerair pertama kali terbang di Australia pada 2007, membawa penumpang dari Melbourne ke Gold Coast. Sejak itu, lebih dari 30 juta pelanggan telah menggunakan maskapai ini.

Sebelum 2017, ratusan warga Australia terbang ke Bali setiap harinya menggunakan Tigerair. Namun Tigerair kemudian memutuskan untuk menghentikan operasi penerbangan ke Bali secara permanen karena pemerintah Indonesia menolak persetujuan regulasi yang diajukan maskapai tersebut.

Pada Januari 2017, Tigerair pernah dikritik setelah 700 penumpang Australia terdampar di Bali karena pembatalan penerbnagan yang diakibatkan masalah persyaratan dan izin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya