Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo/Net

Nusantara

Rahmad Handoyo: Meski Terlambat Timnas Percepatan Vaksin Corona Perlu Didukung

RABU, 09 SEPTEMBER 2020 | 16:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo membentuk tim nasional percepatan pengembangan vaksin virus corona baru (Covid-19). Adanya tim tersebut disambut baik oleh masyarakat guna mempercepat penemuan anti virus corona baru.

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo menyambut baik langkah presiden membentuk tim tersebut meski agak sedikit terlambat.

“Meskipun sebenarnya sedikit terlambat bila dibandingkan negara lain, tapi kita tetap mengapresiasi keputusan ini. Ini demi anak bangsa, karena itu tim nasional percepatan pengembangan vaksin ini wajib didukung oleh semua pihak,’’ kata Rahmad Handoyo dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (9/9).


Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, pemerintah terlambat dalam hal ini anggaran yang tersedia untuk melakukan serangkaian penelitian guna menemukan vaksin sangat terbatas.

“Kan anggaran yang tersedia untuk penemuan vaksin sangat terbatas sementara porsi untuk vaksin ini sangat signifikan,” katanya.

Pihaknya berkeyakinan, bila anggaran memungkinkan, maka kolaborasi anak bangsa, universitas, akademisi lembaga penelitian bisa bergotong royong menemukan vaksin.

“Saya kira anggaran yang memadai akan mendorong semangat penemuan vaksin akan semakin bagus,” tandasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya