Berita

Serangan Israel ke Jalur Gaza/Net

Dunia

Ditengahi Qatar, Hamas-Israel Akhiri Serangan Tiga Pekan Berturut-turut

SELASA, 01 SEPTEMBER 2020 | 08:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kelompok Hamas dan Israel sudah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri serangan selama lebih dari tiga pekan terakhir. Kesepakatan tersebut dimediasi oleh Qatar.

Melansir AFP pada Senin (31/8), kesepakatan dicapai setelah melakukan pembicaraan dengan utusan Qatar, Mohammed el-Emadi.

"Sebuah kesepahaman dicapai untuk mengekang eskalasi terbaru dan mengakhiri agresi (Israel) terhadap rakyat kami," ujar Pemimpin Hamas di Gaza, Yahya Sinwar.


Sejak 6 Agustus, hampir setiap harinya, Israel menjatuhkan bom ke Jalur Gaza sebagai balasan atas pengiriman balon udara pembakar dan roket-roket.

Menurut pemadam kebakaran, balon udara pembakar yang dikirim dari perbatasan telah memicu lebih dari 400 kebakaran dan merusak sebagian lahan pertanian di Israel selatan.

Sebelum Emadi, delegasi Mesir sudah berkali-kali mencoba menengahi gencatan senjata informal di mana Israel berkomitmen untuk melonggarkan blokade 13 tahun di Gaza dengan imbalan ketenangan di perbatasan.

Setelah itu, Emadi mengadakan pembicaraan dengan pejabat Israel di Tel Aviv.

Dalam sebuah pernyataan, dia memuji kepemimpinan Hamas karena dapat mencapai kesepakatan mengingat kondisi sulit penduduk Gaza, terutama karena penyebaran virus corona.

Kepada AFP, salah seorang sumber Hamas mengatakan, pihaknya sudah menghentikan secara total pengiriman balon udara pembakar dan serangan lainnya terhadap Israel, sesuai dengan kesepakatan.

"Pasokan bahan bakar akan kembali dan pembangkit listrik akan dimulai kembali mulai Selasa (1/9)," kata sumber itu.

Larangan kiriman bahan bakar yang diberlakukan Israel membuat aliran listrik di Jalur Gaza terputus menjadi hanya empat jam sehari.

Selain menengahi perselisihan, Qatar juga menambah bantuan dana untuk pembangunan saluran listrik baru di Jalur Gaza dari 30 juta dolar AS menjadi 35 juta dolar AS. 

Bantuan tersebut menjadi faktor utama berhasilnya gencatan senjata dilakukan oleh kedua pihak.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya