Berita

Ilustrasi, Tower Bridge di London, Inggris/Net

Dunia

Tidak Terpengaruh Pandemik Dan Politik, Pelajar China Tetap Berharap Bisa Kuliah Di Inggris

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 | 11:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Wabah virus corona yang belum usai tidak menyurutkan semangat para pelajar di Tiongkok. Mereka tetap berharap bisa melanjutkan kuliah di Inggris.  

Direktur Institut Kebijakan Pendidikan Tinggi Inggris, Nick Hillmann, menyampaikan ketertarikan pelajar Tiongkok untuk menimba ilmu di Inggris begitu tinggi. Dari data yang diperolehnya, terlihat kenaikan sebesar 14 persen pelajar Tiongkok yang mendaftarkan diri ke universitas Inggris. Sehingga total jumlah yang telah mendaftar ada lebih dari 120.000 pelajar.

Sebenarnya masih jauh dari yang diharapkan, karena sebelum pandemik, Inggris menargetkan lebih banyak lagi pelajar asal China.


"Tahun ini, sebelum pandemik, kami mengharapkan tahun perekrutan besar-besaran," kata Nick Hillmann, "Sebenarnya angkanya positif, tapi tidak sepositif yang diharapkan. Ya itu tadi karena adanya pandemik."

Hillmann belum bersenang dulu. Sebab kenaikan 14 persen masih harus dipastikan lagi dengan kedatangan calon mahasiswa.

"Hanya karena orang-orang mengatakan mereka ingin kuliah di Inggris dan telah mendaftar, bukan berarti mereka akan datang," ujarnya.

Masih ada beberapa minggu lagi sampai semester universitas dimulai.

"Mereka harus ke sini dengan pesawat. Keluarga mereka perlu tahu bahwa mereka akan aman ketika tiba di sini. Anda tahu, jika ada misalkan terjadi gelombang kedua pandemik, maka bisa jadi apa yang kita harapkan runtuh. Saya berpikir, bisa jadi semua akan dibatalkan," katanya tak yakin.

Ini adalah pandangan yang sebagian besar dimiliki oleh British Council, yang mempromosikan universitas dan pendidikan Inggris secara internasional.

Jezreel Goh, yang memimpin Tim Asia Timur British Council di Beijing, mengatakan virus Corona adalah perhatian utama di antara para siswa yang berpikir untuk bepergian ke Inggris untuk kuliah.

"Kami tidak akan tahu angka sebenarnya mungkin sampai nanti di musim gugur," kata Goh kepada CGTN.

Mereka tetap berpromosi, dan melihat umpan balik sejauh ini cukup bagus.

"Saat ini, melihat umpan balik yang kami dapat dari agen dan mahasiswa, permintaan masih ada, keinginan masih ada ... tapi mungkin saja mahasiswa setidaknya untuk angkatan ini dapat mempertimbangkan untuk menunda hingga Januari atau mereka mungkin mempertimbangkan pembelajaran online,"  katanya kembali menyinggung semua karena pandemik.

Jikapun siswa memutuskan aman untuk bepergian ke Inggris, mungkin saja mereka akan mengalami kendala untuk berangkat karena adanya peraturan penerbangan. Saat ini pemerintah Skotlandia dan beberapa sekolah swasta di Inggris sedang mempertimbangkan untuk pengadaan pesawat sewaan khusus bagi pelajar yang akan ke Inggris.

Namun, lagi-lagi hal itu tentu sulit dilakukan. Buruknya hubungan antar negara karena masalah Huawei.

Goh meyakini pelajar China sendiri cenderung tidak terpengaruh oleh politik.

"Mahasiswa sangat pragmatis," kata Goh. "Dan kenyataannya adalah jika Anda melihat tahun-tahun sebelumnya, keputusan politik dan ketegangan politik tidak menjadi pertimbangan bagi siswa.

Pelajar China adalah harapan bagi Inggris. Sebuah survei oleh surat kabar Inggris The Times mengungkapkan bahwa sembilan universitas di Inggris mengandalkan 20 persen dari total pendapatan sekolahnya pada mahasiswa China.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya