Berita

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo/Net

Dunia

Perpanjangan Embargo Senjata Iran Gagal, AS Tegur Eropa Tapi Puji Negara Teluk

JUMAT, 21 AGUSTUS 2020 | 09:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) tampak marah dengan para sekutunya di Eropa karena tidak mendukung proposalnya terkait perpanjangan embargo senjata terhadap Iran di Dewan Keamanan PBB beberapa waktu lalu.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyatakan kecamannya terhadap Jerman, Prancis, dan Inggris (E3) yang dianggap telah berpihak pada "Ayatollah Ali Khamenei", yang merupakan pemimpin tertinggi Iran.

Ia menjelaskan para pejabat E3 sudah menyatakan dukungan mereka, namun ketika pemungutan suara, ketiga negara tersebut memberikan abstain.


"Kami tidak akan pernah mengizinkan Republik Islam Iran memiliki senjata nuklir," tekan Pompeo dalam konferensi pers pada Kamis (20/8).

Dilaporkan Sputnik, Pompeo sudah menegur Prancis, Jerman, dan Inggris terkait persoalan tersebut.

Di sisi lain, ia justru memuji negara-negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC) karena berani dan bersatu melawan Iran. Mereka adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Oman, Kuwait, dan Bahrain.

Pasalnya, pada 9 Agustus, GCC memberikan pernyataan kepada PBB terkait seruan perpanjangan embargo senjata Iran yang akan berakhir pada 18 Oktober.

"Tidak tepat untuk mencabut pembatasan pasokan senjata dari dan ke Iran sampai Iran menghentikan kegiatan destabilisasi di kawasan dan berhenti memasok senjata kepada organisasi teroris dan sektarian," ujar Sekretaris Jenderal GCC, Nayef Falah Mubarak al-Hajraf.

Sementara itu, E3 sendiri sudah menyatakan pernyataan bersama terkait penolakan dukungan terhadap perpanjangan embargo senjata Iran. Mereka mengaku tidak dapat mendukung dorongan AS untuk menggunakan mekanisme "snapback" karena melanggar perjanjian. Di mana AS sudah bukan lagi anggota Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

"Prancis, Jerman, dan Inggris mencatat bahwa AS tidak lagi menjadi peserta JCPOA setelah penarikan mereka dari kesepakatan pada 8 Mei 2018," tulis E3.

"Kami tetap berkomitmen pada JCPAA meskipun ada tantangan signifikan yang disebabkan oleh penarikan AS. Kami percaya bahwa kami harus mengatasi masalah ketidakpatuhan sistematis Iran saat ini dengan kewajiban JCPOA melalui dialog antara peserta JCPOA," sambung pernyataan tersebut.

Dalam pemungutan suara draf resolusi perpanjangan senjata Iran oleh AS, Rusia dan China menjadi dua negara yang menolak. Keduanya sudah menyatakan dukungan kepada Iran.

"Kami telah berulang kali mengatakan bahwa AS telah menarik diri dari JCPOA dan oleh karena itu tidak memiliki hak untuk meminta pemulihan rezim sanksi PBB terhadap Iran," kata jurubicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya