Berita

Bendera Bintang Kejora dan amunisi yang diamankan oleh Satgas Nemangkawi/Ist

Pertahanan

Jubir OPM Benarkan Pimpinannya Tewas Ditembak Satgas Nemangkawi

SELASA, 18 AGUSTUS 2020 | 20:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Hengky Wanmang yang sedang bergerilya di rimba Papua bersama puluhan pasukannya berhasil disergap oleh tim gabungan Polri dan TNI yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi dan dinyatakan tewas tertembak dalam operasi gabungan itu.

Hengky yang merupakan Kepala Staf Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) OPM KODAP III Kali kopi Timika ditemukan tewas ditempat dengan senjata api yang masih digenggamnya.

Jasadnya juga terpaksa ditinggalkan oleh puluhan pasukan yang kalang kabut atas penyergapan yang terjadi.


Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom yang berada di Papua Nugini melalui video konferensinya mengatakan, TNI-Polri telah menembak salah satu pimpinan mereka

"Kami umumkan kepada publik agar mengetahuinya. Demikian laporan ini benar adanya dan manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM bertanggungjawab atas laporan ini," kata Sebby Sambom dalam keterangannya, Selasa (18/8).

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, mengungkapkan bahwa penegakan hukum terhadap kelompok KKB di Distrik Tembagapura sudah dimulai sejak 13 Agustus 2020 dengan melakukan penyelidikan ke markas Kali Kopi.

“Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran di sekitar Kali Kopi dan menemukan lokasi persembunyian Hengki Wanmang hingga akhirnya yang bersangkutan tewas tertembak,” ujar Kapolda.

Aparat kemudian mengamankan barang bukti di lokasi yakni satu pucuk senjata api laras pendek jericho, satu pucuk laras pendek rakitan, satu pucuk senjata api laras panjang rakitan, 376 butir munisi, uang tunai Rp 22 juta, serta tiga buah bendera bintang kejora.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya