Berita

Masjid Al-Aqsa/Net

Dunia

Sheikh Raed Salah Ingatkan Bahaya Yang Terus Mengelilingi Masjid Al-Aqsa Di Yerusalem

SELASA, 11 AGUSTUS 2020 | 06:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bahaya akan  terus mengelilingi Masjid Al-Aqsa di Yerusalem yang direncanakan oleh Israel. Simbol perlawanan Palestina, Sheikh Raed Salah, memperingatkan hal itu saat melakukan diskusi daring pada Senin (10/8).    

Sheikh Salah adalah seorang kepala Gerakan Islam di Israel. Dia menjadi tuan rumah dalam seminar online yang digelar oleh Komisi Yerusalem dari Platform Masyarakat Sipil Ankara (ACSP) di Turki.

Sheikh Salah mengatakan, rencana Israel dimulai dengan pendudukan kota suci pada Juni 1967, ketika serangan Israel pertama di masjid diluncurkan beberapa hari setelah merebut kota tersebut dengan penghancuran kawasan Mughrabi (Maroko) yang berdekatan dengan kompleks Al-Aqsa. Selanjutnya dilakukan pembakaran masjid itu pada 1969, seperti dikutip dari AA, Senin (10/8).


Menurutnya, sejak saat itu serangan Israel terus berlanjut secara teratur dan ditandai oleh para pemukim Israel yang membobol Al-Aqsa untuk melakukan ritual Talmud di dalam masjid tersuci ketiga umat Islam itu.

Sheikh Salah mengatakan semua partai politik di Israel setuju untuk mempertahankan kendali negara zionis itu atas Yerusalem.

"Ada konsensus untuk mempertahankan pendudukan kota dalam upaya untuk mengisolasi Masjid Al-Aqsa dan kemudian menghancurkannya," katanya.

Mengomentari peran rakyat Palestina, terutama yang ada  di Kota Yerusalem terkait usaha mereka untuk mempertahankan Al Aqsa, dia mengatakan Palestina telah berdiri dengan teguh melawan semua upaya Israel.

Pada kesempatan tersebut Sheikh Salah juga memuji upaya Turki dan Malaysia di tingkat resmi dan akar rumput dalam upaya mereka untuk mempertahankan dan mendukung Al-Aqsa.

Sheik Salah menekankan pentingnya menyebarkan pengetahuan di antara umat Islam di seluruh dunia untuk membuat mereka tetap sadar tentang apa yang terjadi di Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa yang diduduki Israel.

Terlepas dari serangan Israel yang tak ada habisnya terhadapnya, Sheikh Salah mengatakan dalam berbagai kesempatan bahwa dia bertekad untuk terus membela Al-Aqsa.

"Berapa pun biayanya, kami tidak akan kebobolan membela Masjid Al-Aqsa," katanya.

Pada 24 November 2019, pengadilan mendakwa Salah atas beberapa dakwaan, termasuk "penghasutan terorisme" dan "mendukung kelompok terlarang," mengacu pada Gerakan Islam di Israel, yang dilarang oleh pemerintah Israel pada 2015.

Israel menduduki Yerusalem Timur, di mana Masjid Al-Aqsa berada selama terjadi Perang Arab-Israel pada 1967.

Dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional, Israel kemudia mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, dan mengklaimnya sebagai ibu kota "abadi dan tidak terbagi" negara Yahudi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya