Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. (Foto: Istimewa)

Politik

Wakil Ketua Komisi III DPR:

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 22:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Polisi menangkap 7 pelaku peredaran narkotika jenis sabu berjuluk Joker Malaysia dan menyita sebanyak 9 kilogram sabu dan puluhan butir pil ekstasi di Makassar, Sulawesi Selatan. 

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Lulik Febyantara menjelaskan jaringan Joker Malaysia ini telah mengirimkan sabu ke empat kota di Indonesia. Menurutnya, para pelaku diduga berperan sebagai penghubung antara bandar narkoba di Malaysia dengan jaringan pengedar di Indonesia.

Mendengar hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi pengungkapan tersebut. Ia menegaskan bahwa jaringan narkoba internasional harus terus diburu karena Indonesia semakin menjadi sasaran peredaran narkotika dari luar negeri.


“Saya apresiasi Polrestabes Makassar yang berhasil membongkar jaringan Joker Malaysia ini. Indonesia belakangan memang semakin sering menjadi sasaran jaringan narkoba dari luar negeri, baik melalui jalur laut, darat, maupun udara. Jadi pengawasan di semua pintu masuk harus diperketat dan bandar-bandar seperti ini harus terus diburu,” ujar Sahroni dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Ia turut meminta aparat memperkuat koordinasi dan pengawasan di seluruh jalur masuk Indonesia guna memutus jaringan narkoba internasional sejak dari hulunya.

“Pokoknya blokade total ancaman narkoba dari luar negeri, apapun jenisnya. Jangan sampai Indonesia jadi sasaran empuk atau bahkan sarang jaringan narkoba internasional. Kalau dibiarkan, peredarannya bisa masif dan yang paling hancur adalah generasi muda kita. Tangkap bandarnya, putus jaringannya, dan jangan kasih mereka ruang sedikit pun,” tandas Sahroni.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya