Berita

Kendaraan wisatawan milik organisasi kemanusiaan Prancis ACTED, yang membawa para turis Prancis, diserang orang tak dikenal/Net

Dunia

Enam Turis Prancis Diberondong Tembakan Hingga Tewas Oleh Orang Tak Dikenal Di Niger

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 | 06:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kelompok militan Niger kembali melakukan aksi kekerasan yang menewaskan dua warga sipil dan enam warga negara Prancis.

Informasi itu didapat dari Gubernur Wilayah Tillaberi, Tidjani Ibrahim Katiella, yang mengatakan bahwa enam turis Prancis, pemandu lokal, dan sopir mereka, tewas oleh sekelompok pria bersenjata tak dikenal yang mengendarai sepeda motor pada Minggu (9/8) di daerah barat daya Niger, rumah bagi kawanan terakhir jerapah Afrika Barat.

"Ada delapan orang tewas, dua warga Nigeria termasuk seorang pemandu dan seorang pengemudi, sedangkan enam lainnya adalah orang Prancis," kata gubernur, seperti dikutip dari AFP, Minggu (9/8).


"Kami sedang mengatur situasi, kami akan memberikan informasi lebih lanjut nanti," tambahnya, tanpa menyebutkan siapa yang berada di balik penyerangan tersebut.

Kementerian luar negeri Prancis mengatakan mereka telah meluncurkan pemeriksaan terhadap laporan serangan itu. Sementara itu pemerintah Niger belum memberikan keterangan resmi terkait insiden mengerikan tersebut.

Pemerintah Prancis juga telah memperingatkan warganya agar tidak bepergian ke sebagian besar Niger di luar ibu kota, Niamey, tempat kelompok militan termasuk Boko Haram beroperasi.

Sebuah sumber yang dekat dengan layanan lingkungan setempat mengatakan serangan itu terjadi sekitar pukul 11:30 siang waktu setempat, enam kilometer timur kota Koure, yang berjarak satu jam perjalanan dari ibu kota Niamey.

"Sebagian besar korban ditembak. Kami menemukan sebuah majalah yang kartridnya kosong di tempat kejadian," kata sumber itu.

"Kami tidak tahu identitas penyerang, tetapi mereka datang dengan sepeda motor melewati semak-semak dan menunggu kedatangan turis."

Sumber itu menambahkan, kendaraan wisatawan itu milik organisasi kemanusiaan Prancis ACTED.

Para wisatawan asing memang banyak yang berkunjung ke wilayah tersebut, sebagian besar tujuan mereka adalah melihat jerapah Afrika Barat atau Niger yabg terkenal dengan keunikannya.

Sekitar 20 tahun yang lalu, sekelompok kecil jerapah Afrika Barat atau Niger, subspesies yang dibedakan dengan warnanya yang lebih terang, menemukan tempat berlindung yang aman dari pemburu dan predator di wilayah Koure.

Hari ini mereka menjadi daya tarik wisata utama di bekas jajahan Prancis itu, dan menjadi hewan yang sangat dilindungi oleh masyarakat lokal dan kelompok konservasi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya