Berita

Soekarno dan Soeharto

Publika

Presiden-Presiden Dengan Rasa Malu & Sikap Tau Diri

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 | 19:01 WIB | OLEH: ARIEF GUNAWAN*

SEPULUH Nopember ‘65 Sukarno mau dilarikan tentara yang terdiri dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Kepolisian. Rencananya  Sukarno akan diculik dari Jakarta dan disembunyikan di Surabaya.

Para loyalis ini mau menyelamatkan Sukarno dari tekanan politik dan manuver Soeharto.

Mengetahui rencana ini Sukarno menolak, karena tidak ingin terjadi perang saudara.


Lebih baik ia mundur daripada mengorbankan rakyat, yang akibatnya dapat menghancurkan negeri yang sangat dicintainya.

Sukarno, “raksasa besar Indonesia” pada dasarnya adalah penghayat falsafah Jawa sejati:

 â€œOjo Rumongso Biso, Nanging Kudu Biso Rumongso”.

Ia mundur dari jabatan presiden karena krisis politik dan resesi ekonomi telah menyengsarakan rakyat.

Rasa malu dan sikap tau diri penting dimiliki oleh seorang presiden.

Malu dan tau diri adalah dua hal esensial yang dapat membimbing moral seseorang untuk mempertahankan integritas. Menunjukkan adanya kesusilaan, etika, kesopanan, dan kebijaksanaan di dalam diri.

Adapun “Ojo Rumongso Biso, Nanging Kudu Biso Rumongso”, pada dasarnya mengajarkan manusia untuk tau diri, tau batas kemampuan. Jangan sok merasa bisa, tetapi alangkah baiknya apabila “bisa merasa”. Berempati, introspeksi, mendalami pikiran dan hati rakyat.

Bukan mengorbankan dengan tetap berdiri di tampuk kekuasaan dengan sekedar sok-sokan. Sok merasa bisa, atau gaya-gayaan belaka.

Gus Dur dan Soeharto adalah contoh lain presiden yang mengedepankan rasa malu dan sikap tau diri. Betapapun urakan dan nyentriknya Gus Dur, betapapun militeristiknya Soeharto.  Mereka mundur tatkala krisis politik dan resesi ekonomi menyengsarakan rakyat.

Kedua tokoh ini, seperti halnya Sukarno, memiliki pendukung loyalis yang ril di kalangan rakyat, yang bersedia mati membela mereka. Bukan didukung oleh buzzerRp yang demi perut anak-bini terima order dengan imbalan uang najis dengan tugas menghasut, memfitnah, menghina ulama serta memecah-belah persatuan bangsa.

Sejarah memang bukan Panasea (obat ampuh untuk segala penyakit) dan tidak bisa dipake untuk menyelesaikan persoalan hari ini, tetapi di dalam sejarah tersimpan pesan dan contoh-contoh moralitas dan etika, yang berhubungan dengan rasa malu dan sikap tau diri penguasa dalam mengelola kekuasaannya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya