Berita

Menang telak pada pemilu 2020, Gotabaya Rajapaksa kemungkinan akan melantik kakak laki-lakinya, Mahinda Rajapaksa

Dunia

Pemilu Sri Lanka: Partai Penguasa Menang Telak, PM Narendra Modi Ucapkan Selamat

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 | 10:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Partai Presiden Gotabaya Rajapaksa merayakan kemenangan telak dalam pemilihan parlemen Sri Lanka. Diumumkan pada Jumat (7/8), Partai Podujana Sri Lanka (SLPP) mendapatkan dua pertiga 'mayoritas super' dengan memenangkan 145 dari 225 kursi dalam pemungutan suara pada Rabu (5/8).

Ini adalah pemilihan parlemen pertama di Asia Selatan yang diadakan di tengah pandemik Covid-19 dengan jumlah pemilih hampir 71 persen. Sri Lanka tidak memiliki parlemen sejak Maret.

Gotabaya Rajapaksa telah meminta dua pertiga mayoritas di parlemen untuk dapat mengembalikan kekuasaan eksekutif penuh ke kursi kepresidenan. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk melaksanakan agendanya membuat Sri Lanka aman secara ekonomi dan militer.


Dengan kemenangannya ini, Gotabaya Rajapaksa kemungkinan akan melantik kakak laki-lakinya, Mahinda Rajapaksa, sebagai perdana menteri berikutnya,  setelah menjabat sebagai juru kunci sejak November lalu. Mahindra sebelumnya adalah presiden dari tahun 2005 hingga 2015.

Mahindra terkenal karena menumpas pemberontak Macan Tamil yang memperjuangkan wilayah yang terpisah untuk minoritas Tamil selama masa kepemimpinannya pada 2009, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (8/9).  

Pemilihan itu dinilai merupakan bencana bagi oposisi yang terpecah.

Perdana Menteri India Narendra Modi termasuk di antara para pemimpin dunia pertama yang memberi selamat kepada Mahinda Rajapaksa atas kemenangan SLPP.

SJB dipimpin oleh Sajith Premadasa, anak dari Ranasinghe Premadasa, mantan presiden yang dibunuh pada tahun 1993 oleh Liberation Tigers of Tamil Eelam (LTTE), sebuah organisasi militan Tamil.

SLPP diharapkan menggunakan kemenangan gemilangnya untuk memberlakukan perubahan konstitusional.

Gotabaya dan Mahinda sangat populer di kalangan mayoritas Buddha Sinhala setelah dikreditkan dengan mengalahkan LTTE dalam perang saudara 26 tahun yang berakhir pada 2009 setelah kematian sedikitnya 100.000 orang.

Menjelang pemilihan, umat Kristiani membagikan doa khusus bagi para pemilih untuk memilih kandidat terbaik yang tidak akan mengikuti jalan egois.

Ruwan Minsara, yang selamat dari pemboman Paskah pada April 2019, mengatakan pemerintah baru dipilih untuk mengatur semua komunitas termasuk Kristen, Hindu, Muslim, dan Tamil.

"Kami berharap pemerintahan baru segera membawa keadilan bagi para korban bom Minggu Paskah," kata Minsara.

Mengenakan masker wajah dan menjaga jarak fisik, para pemilih menggunakan pena mereka sendiri untuk menandai kertas suara saat mereka memberikan suara mereka.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya