Berita

Gibran Rakabuming Raka bersama Puan Maharani dan Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Hensat: Gibran Bisa Jadi Lawan Kotak Kosong Di Pilwakot Solo

JUMAT, 17 JULI 2020 | 21:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Nama putra pertama Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka muncul dalam rekomendasi PDI Perjuangan untuk maju menjadi calon kepala daerah Kota Solo, Jawa Tengah.

Pengamat politik dari lembaga survei Kedai Kopi Hendri Satrio menilai PDI Perjuangan sudah paten memilih Gibran sebagai calon kepala daerah wilayah Kota Solo.

Menurutnya, Gibran sulit dikalahkan oleh pesaingnya dalam kontestasi Pilkada 2020.


“Sulit ini mengalahkan Gibran, Kenapa? Karena dia punya momentum politiknya, anak presiden lagi,” ujar Hensat, sapaan karibnya, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/7).

Selain karena faktor Gibran merupakan anak presiden, kata Hensat, Kota Solo merupakan basis pendukung Jokowi yang terbesar. Sehingga, tidak ada lawan bagi Gibran untuk menang dalam Pilkada 2020.

“Kemudian, didukung oleh partai politik yang memang rumahnya itu di Solo, PDI Perjuangan. Nah ini, sulit mengalahkan Gibran. Bahkan, saya juga belum bisa menebak siapa kira-kira yang bisa menjadi lawan Gibran,” jelasnya.

Hensat mengatakan, PKS sebagai partai politik oposisi di pemerintahan juga berniat untuk memberikan dukungan kepada Gibran Rakabuming Raka.

Artinya, peluang Gibran untuk menang dalam pertarungan Pilkada 2020 terbuka lebar.

“Bahkan PKS pun yang oposisi mengisyaratkan akan mendukung Gibran. Bisa jadi lawannya Gibran independen atau ya kotak kosong. Jadi sulit ini mengalahkan Gibran,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya