Berita

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro masih dinyatakan positif Covid-19/Net

Dunia

Bolsonaro Belum Sembuh, Hasil Tesnya Positif Covid-19 Lagi

KAMIS, 16 JULI 2020 | 08:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sudah lebih dari seminggu virus corona menginfeksi Presiden Brasil, Jair Bolsonaro. Walaupun mengaku kesehatannya dalam keadaan yang baik, Bolsonaro nyatanya belum lepas dari virus yang pertama kali diidentifikasi di Wuhan, China tersebut.

Lantaran pada Rabu (15/7), Bolsonaro mengumumkan, bahwa tes Covid-19 kembali dinyatakan positif. Kepada wartawan di Brasilia, ia mengatakan akan dites lagi secara rutin dalam beberapa hari hingga akhirnya dinyatakan negatif.

Jika hasil tesnya sudah negatif dari Covid-19, Bolsonaro mengatakan akan langsung melanjutkan jadwal kerja normalnya sebagai pemimpin Brasil.


Melansir Reuters, mantan kapten tentara tersebut pertama kali mengumumkan dirinya terinfeksi pada 7 Juli, ketika publik banyak mengkritiknya karena kerap mengecilkan risiko Covid-19.

Pemerintahan Brasil selama ini dianggap gagal menangani wabah. Jangankan memberlakukan langkah ketat, perselisihan dalam pemerintahan mengenai aturan masker, jarak sosial pun, hingga penggunakan hydroxychloroquine pun masih terjadi.

Bolsonaro pada awalnya bahkan menyebut Covid-19 sebagai "flu kecil". Namun beberapa bulan setelahnya, Brasil dinyatakan sebagai negara dengan jumlah infeksi Covid-19 terbanyak di dunia setelah Amerika Serikat.

Berdasarkan perhitungan Universitas Johns Hopkins per Kamis (16/7), Brasil sudah mencatatkan 1.966.748 infeksi Covid-19 dengan 75.366 di antaranya sudah meninggal. Sementara itu, sebanyak 1.350.098 kasus sudah dinyatakan pulih.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya