Berita

Masjid Al Farooq Omar Bin Al Khattab di Dubai/Net

Dunia

Abu Dhabi Membangun 15 Masjid, Masing-masing 17.392 Meter Persegi

RABU, 15 JULI 2020 | 15:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 15 masjid baru akan disiapkan pemerintah Abu Dhabi. Pembangunannya sendiri telah dimulai meski di tengah pandemik. Pembangunan 15 masjid ini diperkirakan menelan biaya hingga 45 juta Dirham.

15 masjid itu tersebar di Abu Dhabi sebanyak tujuh masjid, di Al Ain sebanyak lima, dan di Al Dhafra sebanyak tiga, menurut keterangan Departemen Kota dan Transformasi, dikutip dari TN, Rabu (15/7).  

Masjid-masjid itu bisa menampung hingga 6.334 jemaah dan diharapkan akan selesai pada akhir tahun.


Sedangkan lima masjid tambahan yang berada di Abu Dhabi akan diselesaikan pada Ramadhan tahun depan.

Direktur eksekutif pada departemen operasional mengatakan, "Masjid-masjid adalah bagian dari pengembangan strategis kota dan akan membantu kenyamanan dan kesejahteraan penduduk."

Lokasi-lokasi masjid dipertimbangkan oleh Otoritas Umum untuk Urusan Islam dan Wakaf, dengan mempertimbangkan pola distribusi populasi saat ini dan masa depan. Otoritas pun telah menyetujui dua desain.

Masjid-masjid tersebut akan menjadi yang terbesar di kota Abu Dhabi, di mana mereka akan membentang seluas 17.392 meter persegi.

Di Al Ain dan Al Dhafra, masjid-masjid akan mencakup 15.247 meter persegi dan 9.219 meter persegi masing-masing.

Setiap masjid akan memiliki ruang sholat wanita, area wudhu indoor dan outdoor, dan akomodasi untuk muazin dan imam.

Pada 2013, Dewan Eksekutif Abu Dhabi memutuskan bahwa semua masjid baru harus dibangun dalam bahasa tradisional Emirati dan bahwa masjid baru harus memiliki area sholat untuk wanita.

Tempat ibadah dibuka kembali di seluruh Emirates pada 1 Juli, setelah ditutup pada bulan Maret untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Beberapa pembatasan tetap diberlakukan untuk menjaga agar jamaah tetap aman dari virus. Ini termasuk jarak fisik, masker wajib dan penggunaan sarung tangan dan batas kapasitas 30 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya