Berita

New York Times memindahkan kantor dari Hong Kong ke Seoul, Korea Selatan/Net

Dunia

Kebebasan Makin Dibatas, Kantor New York Times Di Hong Kong Pindah Ke Seoul

RABU, 15 JULI 2020 | 11:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Surat kabar Amerika yang berbasis di New York, New York Times (NYT) mengumumkan akan memindahkan sebagian kantor cabangnya di Hong Kong ke Seoul. Langkah tersebut dilakukan setelah China memberlakukan UU keamanan nasional pada Hong Kong.

Melansir Reuters, NYT mengaku karyawannya menghadapi tantangan dalam mendapatkan izin kerja di Hong Kong sehingga akan memindahkan tim jurnalis digitalnya, yang meliputi sepertiga dari staf NYT di Hong Kong, ke Seoul pada tahun depan.

"Mengingat ketidakpastian saat ini, kami membuat rencana untuk mendiversifikasi staf pengeditan kami secara geografis," ujar jurubicara NYT.


"Kami akan mempertahankan kehadiran di Hong Kong dan jangkauan kami di Hong Kong dan China," sambungnya.

Keputusan tersebut juga muncul di tengah pertarungan antara China dan Amerika Serikat (AS) terkait keberadaan jurnalis di negara masing-masing

Pada awal tahun ini, AS mengklasifikasikan lima media besar yang dikelola pemerintah China sebagai misi asing. Washington juga memangkas jumlah jurnallis yang diizinkan bekerja untuk media CHina dari 160 menjadi 100.

Sebagai balasan, China mengatakan pihaknya mencabut akreditasi koresponden AS, termasuk NYT, Wall Street Journal, dan Washington Post yang masa izinnya berakhir pada 2020.

Tidak hanya itu, Beijing juga mengusir tiga koresponden Wall Street Journal, dua warga AS dan seorang warga Australia, setelah menyebut China adalah orang Asia yang sakit.

Sementara itu, UU keamanan nasional telah dikritik oleh banyak pihak karena dianggap bisa mereduksi kebebasan Hong Kong. UU tersebut berfungsi untuk mengatasi kejahatan seperti separatisme, subversi, terorisme, dan campur tangan asing.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya