Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Proyeksi IHME: Pada Tahun 2100, Ekonomi Indonesia Jadi Terbesar Ke-12

RABU, 15 JULI 2020 | 11:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penelitian yang dilakukan oleh Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) dari Universitas Washington memproyeksikan akan terjadi pergeseran kekuatan ekonomi dunia pada 2100. Di mana Indonesia diperkirakan akan menjadi ekonomi terbesar ke-12.

Penelitian yang dirilis The Lancet dan dikutip CNA pada Rabu (15/7) menunjukkan, produk domestik bruto (PDB) China diproyeksikan akan menyusul Amerika Serikat (AS). Namun posisi China akan kembali ke nomor 2 pada 2100.

Pada saat yang sama, PDB India akan naik dan berada di urutan ke-3. Sementara Jepang, Jerman, Prancis, dan Inggris masih akan tetap berada di 10 ekonomi terbesar dunia.


Brasil yang saat ini berada di posisi ke-13 akan masuk ke 10 besar. Bersama dengan Nigeria yang saat ini berada di posisi ke-28.

Rusia akan keluar dari 10 besar, dari posisi ke-10 menjadi ke-14. Italia dan Spanyol juga akan keluar dari 20 besar, masing-masing diperkirakan berada di posisi ke-25 dan ke-28.

"Pada akhir abad ini, dunia akan menjadi multipolar, dengan India, Nigeria, China, dan Amerika Serikat sebagai kekuatan dominan," ujar editor The Lancet, Richard Horton.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya