Berita

Xi Jinping bertemu dengan PM Singapura Lee Hsien Loong di Boao, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, 10 April 2018/Net

Dunia

Presiden China Xi Jinping Ucapkan Selamat Atas Kemenangan PM Singapura, Siap Lanjutkan Kerja Sama

RABU, 15 JULI 2020 | 07:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lewat sambungan telepon, Presiden China Xi Jinping mengucapkan selamat atas kemenangan Partai Aksi Rakyat yang dipimpin oleh Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, dalam Pemilihan Umum 2020 di negara itu.

Dalam kesempatan itu, Xi juga membahas kerja sama antar kedua negara dalam memerangi pandemik Covid-19. Dia mengatakan, kerja sama antara China dan Singapura dalam perang melawan Covid-19 telah menjadi sorotan baru hubungan bilateral dan menambahkan peningkatan yang signifikan pada kemitraan kerja sama mereka.

Xi menyatakan kekagumannya melihat hasil positif yang telah dicapai Singapura dalam perjuangannya melawan epidemik virus corona, dan yakin bahwa orang Singapura, di bawah kepemimpinan Lee, akan menang atas penyakit itu dan mengembalikan vitalitas ekonomi dan sosial seperti sedia kala.


"Dalam pertempuran melawan Covid-19, Tiongkok, yang menjunjung tinggi visi sebuah komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia, telah berbagi pengalamannya tanpa ragu dengan negara-negara lain. Juga menyediakan persediaan dan dukungan teknis bagi komunitas internasional dengan kemampuan terbaiknya," kata Xi, seperti dikutip dari Xin Hua, Selasa (14/7).

Kerja sama bilateral China-Singapura dalam perang melawan Covid-19 telah menunjukkan bahwa hubungan antara kedua negara adalah sebuah hal yang visioner, strategis, dan patut dicontoh.

Tahun ini menandai peringatan 30 tahun hubungan diplomatik China-Singapura, Xi mengatakan bahwa hubungan bilateral berdiri pada titik awal sejarah baru, dan bahwa kedua pihak harus mengadakan perayaan dalam bentuk yang fleksibel dan beragam, sehingga dapat memperdalam dukungan publik untuk persahabatan mereka.

'Jalur cepat' juga dibutuhkan untuk mempercepat dimulainya kembali produksi dan pekerjaan demi mendorong perkembangan ekonomi. Ditambah lagi, kerja sama yang lebih erat dalam kerangka kerja Belt and Road, serta inisiatif dan kolaborasi yang lebih baik mengenai Koridor Perdagangan Darat-Laut Internasional Baru dan pihak ketiga.

"China siap bekerja dengan Singapura untuk mengatasi gangguan dan bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas regional," kata Xi.

Sementara itu, Lee mengatakan bahwa pandemik Covid-19 telah memberikan pengaruh besar pada dunia, dan mengakui dibawah kepemimpinan Xi yang kuat, China telah berhasil mengendalikan pandemik ini.

"Singapura bersedia bekerja dengan China untuk mempromosikan pertukaran tingkat tinggi serta memperkuat pertukaran dan kerja sama di berbagai bidang dan dalam kerangka kerja bilateral dan multilateral," katanya.

PM Lee menambahkan bahwa Singapura berharap untuk memperdalam kerja sama dengan China di bidang-bidang seperti penelitian dan pengembangan vaksin dan obat-obatan, dan bekerja dengan China untuk terus memanfaatkan 'jalur-jalur cepat' dan memajukan pembangunan Laut Internasional Baru.

"Singapura siap bekerja dengan China untuk menjaga perdagangan bebas dan terbuka dan menjaga rantai pasokan dan industri di kawasan ini berjalan lancar," katanya.

Selain itu, Lee menyampaikan rasa simpatinya atas banjir yang baru-baru ini terjadi di sepanjang Sungai Yangtze dan Huaihe di China.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya