Berita

Menteri Luar Negeri Bolivia, Karen Longaric Rodriguez/Net

Dunia

Satu Per Satu Pemerintahan Kebinet Bolivia Tumbang, Lima Menteri Positif Covid-19

SELASA, 14 JULI 2020 | 08:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Satu per satu jajaran pemerintahan Bolivia tumbang. Menteri Luar Negeri Karen Longaric Rodriguez mengumumkan dirinya telah dinyatakan positif mengidap Covid-19.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri pada Senin (13/7).

Melansir Anadolu Agency, Longaric tidak menunjukkan gejala terinfeksi sehingga tetap melakukan isolasi di rumah, di mana ia akan mematuhi protokol kesehatan dan perawatan yang telah ditetapkan.


Pada hari yang sama, Menteri Ekonomi Oscar Ortiz juga telah dinyatakan terinfeksi virus tersebut.

Sepekan sebelumnya, Kamis (9/7), Presiden Jeanine Anez juga dipastikan mengidap penyakit yang sama. Ia mengaku dalam kondisi yang baik dan akan terus bekerja jarak jauh.

Selain itu, ada anggota kabinet lainnya yang telah dinyatakan positif terinfeksi. Mereka adalah menteri kesehatan, menteri pertambangan, dan kepala staf kepresidenan yang sejajar dengan menteri.

Bukan hanya jajaran kabinet, Ketua Senat Bolivia dan Gubernur Bank Sentral Bolivia juga dilaporkan telah terinfeksi virus corona baru.  

Hingga kini, Bolivia sudah mencatat hampir 48.200 kasus Covid-19 dengan lebih dari 1.800 kematian.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya