Berita

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu saat berada di London, Inggris 10 Juli 2020/Net

Dunia

Turki Berdiri Bersama Azerbaijan Dan Kutuk Keras Serangan Tentara Armenia

SELASA, 14 JULI 2020 | 06:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Turki mengutuk keras serangan mematikan yang dilancarkan tentara Armenia terhadap tentara Azerbaijan. Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, pada Senin (13/7) mengatakan serangan yang terjadi amat sangat memilukan, dan ia menegaskan bahwa Turki berdiri bersama Azerbaijan.

Pernyataan Çavuşoğlu muncul setelah kabar adanya korban tewas dan luka dari pihak Azebaijan. Turki menuntut agar Armenia ‘menarik bersama-sama kepalanya’.

"Kami menyampaikan belasungkawa kepada orang-orang Azerbaijan terutama kepada keluarga para martir Azerbaijan yang kehilangan nyawa mereka, dan berharap pemulihan yang cepat bagi mereka yang terluka," ujar Cavusoglu dalam pernyatannya, dikutip dari Hurriyetdaily News, Senin (13/7).


“Upaya-upaya ini telah dilakukan Armenia untuk mengalihkan perhatian masyarakat internasional dari pendudukannya yang ilegal di wilayah Azerbaijan, Nagorno Karabakh, dan daerah sekitarnya selama bertahun-tahun,” lanjut Cavusoglu.

Turki telah mengeluarkan pernyataan anti-Armenia, dan akan berdiri di Azerbaijan dalam perjuangannya untuk melindungi integritas territorial negara itu.

Sebelumnya, bentrokan terjadi antara pasukan militer Armenia dan pasukan militer Azerbaijan di perbatasan Tavush, Armenia. Disebutkan pasukan Azerbaijan yang datang menyerang lebih dulu dengan menggunakan senjata artileri. Empat tentara tewas dalam insiden tersebut. Keempatnya adalah tentara dari Azerbaijan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya