Berita

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev/Net

Dunia

Presiden Azerbaijan Salahkan Armenia Atas Insiden Bentrokan Di Tavush, Ajak Negara Lain Datang Melihat Sendiri Bukti-bukti

SELASA, 14 JULI 2020 | 05:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seperti yang sudah diduga, Presiden Azerbaijan menyalahkan pasukan Armenia atas insiden di perbatasan yang menyebabkan empat pasukan Azrbaijan tewas dan lainnya luka-luka. Presiden Ilham Aliyev menyalahkan Armenia karena meningkatnya situasi di perbatasan dan menganggap Armenia telah memprovakasi dan melakukan agresi.

“Insiden semacam itu terjadi karena tindakan munafik dan tidak tulus dari kepemimpinan Armenia,” ujar Aliyev, dikutip dari News Am, Senin (13/7).

“Di satu sisi, Armenia berbicara kepada komunitas internasional dan meminta bantuan untuk memperkuat gencatan senjata di jalur perbatasan. Tetapi, di sisi lain, mereka menembaki desa-desa kami dan warga sipil yang damai. Mereka ingin menyerang Azerbaijan dan merebut posisi kami melalui provokasi militer," kecam Aliyev.


Menurutnya, apa yang ia sampaikan sesuai dengan faktanya. Ia pun menyatakan Azerbaijan akan melakukan segala yang mungkin untuk memulihkan integritas teritorialnya.

Menurutnya, seruan yang relevan telah dibuat untuk organisasi internasional. Ia sepakat bila pejabat militer negara asing diundang ke wilayah ini untuk melihat sendiri situasinya.

“Biarkan mereka datang dan melihat dengan mata kepala sendiri siapa yang melakukan provokasi militer, apa yang terjadi setelah provokasi militer, dan siapa yang bertanggung jawab untuk meningkatkan situasi. Pekerjaan kami adil, dan Azerbaijan tidak akan mundur satu langkah pun dari posisi fundamentalnya,” kata Aliyev.

Saat ini, Azerbaijan tengah menghadapi serangan dari oposisi yang melaporkan ketidakpuasan warga terhadap kinerja pemerintah dalam menangani Covid-19.

Insiden di perbatasan yang terjadi pada Minggu (12/7) kemarin sore, berfungsi sebagai cara yang luar biasa bagi otoritas Azerbaijan untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari masalah-masalah domestic, lalu menggerakkan 'panah-panah' ke arah musuh eksternal, seperti dikutip dari News Am.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya