Berita

Upacara pemakaman Walikota Seoul, Park Won-sun/net

Dunia

Terjerat Pelecehan Seksual, Upacara Pemakaman Walikota Seoul Dikecam Setengah Juta Orang

SENIN, 13 JULI 2020 | 12:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Upacara pemakaman Walikota Seoul, Park Won-sun yang hilang pada pekan lalu digelar pada Senin (13/7). Meski setengah juta orang mengecam upacara tersebut,

Park diketahui hilang pada Kamis (9/7). Sekitar sembilan jam setelah pencarian besar-besaran, pada Jumat dini hari (10/7), polisi menemukan Park sudah tewas bunuh diri di Gunung Bugak, Seoul utara.

Sehari sebelum ia menghilang, mantan sekretaris Park diketahui mengajukan keluhan mengenai pelecehan seksual. Namun kematian Park secara otomatis menutup penyelidikan mengenai kasus tersebut.


Alhasil, mantan sekretaris dan karyawan perempuan yang merasa pernah dilecehkan oleh Park marah dan menggalang gerakan #MeToo di Korea Selatan untuk membuka kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh pejabat pemerintahan.

Para korban juga merasa upacara pemakaman resmi Park menunjukkan bahwa ia tidak bersalah.

Terlepas dari kontroversi atas kematiannya, pemerintah Kota Seoul menyelenggarakan pemakaman lima hari untuk Park, dua hari lebih lama dari ritual normal Korea, yang dimulai pada hari kematian. Mereka juga mendirikan sebuah tempat peringatan di luar City Hall.

Lebih dari 20.000 orang datang untuk memberikan penghormatan selama masa berkabung.

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in juga mengirim bunga ke pemakaman Park.

Sementara itu, muncul sebuah petisi online di situs web presiden untuk menantang upacara tersebut. Saat ini petisi tersebut sudah ditandatangani oleh lebih dari 500.000 tanda tangan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya