Berita

Pengambilan sampel tes Covid-19 di Sri Lanka/net

Dunia

Infeksi Covid-19 Melonjak, Sri Lanka Tiadakan Kampanye Pemilu

SENIN, 13 JULI 2020 | 09:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sri Lanka membatalkan kampanye menjelang pemilihan umum karena terjadi lonjakan infeksi virus corona baru. Pemerintah juga menunda pembukaan kembali bandara internasional.

Partai berkuasa di Sri Lanka, Sri Lanka Podujana Peramuna (SLPP) pada Minggu (12/7) mengumumkan sudah membatalkan semua kampanye jelang pemilu parlemen pada 5 Agustus 2020.

"Semua pertemuan publik di mana presiden dan perdana menteri akan hadir hari ini, besok, dan lusa telah dibatalkan," ujar SLPP yang memayungi Presiden Gotabaya Rajapaksa. Sementara kakak dari presiden, Mahinda adalah perdana menteri.


Melansir CNA, Menteri Penerbangan Prasanna Ranatunga pada hari yang sama juga telah mengumumkan penundaan pembukaan kembali bandara internasional yang direncanakan pada 1 Agustus.

"Kami telah memutuskan demi kepentingan keselamatan dan kesejahteraan warga, kami menunda pembukaan kembali bandara," umumnya.

Seiring dengan itu, Ranatunga mengatakan, program repatriasi yang sudah membawa pulang sekitar 12.000 warga Sri Lanka dari luar negeri juga terpaksa ditangguhkan.

Sri Lanka sebenarnya sudah mencabut kuncian pada akhir Juni setelah menyatakan tidak ada lagi penyebaran di komunitas.

Namun sejumlah kasus baru Covid-19 muncul pekan lalu, termasuk infeksi di pusat rehabilitasi obat. Dalam satu malam, ada 253 pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru.

Negara Asia Selatan yang berpenduduk 21 juta orang tersebut hingga saat ini sudah melaporkan 2.605 kasus dengan 11 kematian.

Pada awalnya, pemilu di Sri Lanka dijadwalkan pada 25 April, tetapi ditunda dua kali hingga Agustus.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya