Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump saat bermain golf/Net

Dunia

Media Terus Kritik Latihan Golfnya, Trump Murka: Obama Bermain Lebih Banyak Dan Lebih Lama

SENIN, 13 JULI 2020 | 08:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump geram dengan perlakuan media yang dianggapnya berbeda ketika memberitakan dirinya dan mantan Presiden Barack Obama.

Trump mengaku kesal dengan kritikan yang menghujaninya karena ia bermain golf. Ia menyalahkan media yang memberikan liputan terlalu banyak untuk "tamasya golf"-nya.

Melalui akun Twitter-nya, @realDonaldTrump, pada Minggu (12/7), Trump memberikan klarifikasi atas kunjungannya ke National Golf Club di Virginia Utara pada Sabtu (11/7) atau ketika kampanye di New Hampshire dibatalkan karena prakiraan cuaca badai tropis.


"Saya melakukan "latihan", hampir tidak pernah selama seminggu, (saya) bermain golf dengan cepat," ucap Trump.

"Obama bermain lebih banyak dan lebih lama, tidak ada masalah. Ketika saya bermain, Berita Palsu CNN dan lainnya, memarkir diri mereka di mana saja untuk mendapatkan gambar, lalu berteriak, "Presiden Trump bermain golf."," sambungnya geram.

"Sebenarnya, saya bermain dengan SANGAT cepat, menyelesaikan banyak pekerjaan di lapangan golf, dan juga mencapaikan "sedikit" latihan. Tidak buruk!" imbuh Trump

Berdasarkan data dari situs web Trump Golf Count, Presiden AS ke-45 tersebut sudah melakukan 262 kunjungan ke klub golf sejak pelantikannya pada 2016.

Pada Mei, Calon Presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, mengkritisi Trump yang bermain golf di tengah wabah Covid-19. Media-media juga banyak yang menjadikan kunjungan Trump ke lapangan golf di Virginia sebagai berita utama.

Merespons hal tersebut, Trump berdalih dirinya pada saat itu sudah tidak bermain golf selama hampir tiga bulan. Ia menyalahkan media yang membuat "latihan kecilnya" tampak seperti "dosa besar".

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya