Berita

Wasekjen PPP, Achmad Baidowi/RMOL

Dunia

Achmad Baidowi: Tanpa Turki Kembalikan Hagia Sophia Jadi Masjid, Islam Sudah Bangkit

MINGGU, 12 JULI 2020 | 23:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Keputusan Presiden Erdogan yang telah mengembalikan fungsi Hagia Sophia menjadi masjid turut diapresiasi Wasekjen PPP, Achmad Baidowi.

Namun demikian, menurut politisi yang akrab disapa Awiek ini, dikembalikannya fungsi Hagia Sophia sebagai masjid tidak berarti dimaknai kebangkitan Islam secara keseluruhan.

“Apakah menimbulkan semangat kebangkitan Islam? Saya kira tidak ya. Karena Islam sudah bangkit, tanpa Turki bikin begitu Islam sudah bangkit di negaranya masing-masing,” kata Awiek kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/7).


Menurutnya, makna kebangkitan Islam di sejumlah negara berbeda-beda. Termasuk antara Indonesia dan yang terjadi di Turki.

“Kebangkitan Islam di Indonesia beda dengan kebangkitan Islam di Turki. Negara-negara Islam maupun berpenduduk Islam terdistribusi, terpecah sesuai dengan bentuknya. Ada yang bentuk kerajaan seperti Malaysia, ada yang berbentuk persemakmuran, dan republik seperti Indonesia dan Turki,” paparnya.

Kebangkitan Islam, kata dia, disesuaikan dengan kultur setiap masing-masing negara. Turki yang mengembalikan fungsi Hagia Sophia bisa dartikan sebagai kebangkitan Turki.

“Ada kerajaan seperti Arab Saudi dan itu satu-satunya ikatan kekuatan hukum dalam payung suatu negara. Jadi kalau dibilang, ini kebangkitan Turki,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya