Berita

Petugas polisi di Melbourne sedang berpatroli di tengah pemberlakuan lockdown/Net

Dunia

Kasus Harian Tembus Tiga Digit, PM Victoria: Ini Berbahaya!

MINGGU, 12 JULI 2020 | 11:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lonjakan kasus Covid-19 di negara bagian Victoria, Australia semakin mengkhawatirkan. Bahkan infeksi harian di sana sudah mencapai tiga digit.

Melansir Reuters, Victoria melaporkan 273 kasus baru pada Minggu (12/7). Artinya sudah satu pekan negara bagian tersebut mengalami peningkatan infeksi tiga digit.

Melbourne, ibukota negara bagian terpadat kedua di Australia, sudah memasuki pekan keenam karantina wilayah karena lonjakan infeksi di komunitas.


"Ini adalah waktu yang berbahaya," ujar Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews dalam konferensi pers.

"Saya tahu kami sudah meminta banyak pada orang Victoria, tetapi kita tidak punya pilihan selain mengakui kenyataan yang kita hadapi dan melakukan apa yang harus dilakukan, dan itu adalah mengikuti aturan-aturan itu, hanya pergi keluar ketika Anda perlu," sambungnya.

Kasus pada Minggu adalah rekor infeksi harian tertinggi kedua, mengikuti rekor 288 kasus baru yang dilaporkan pada Jumat (10/7).

Peningkatan kasus baru juga sebanding dengan langkah pemerintah untuk meningkatkan pengujian Covid-19, yaitu lebih dari 30.000 tes setiap hari.

Melihat peningkatan kasus di Victoria, tujuh negara bagian dan teritori Australia lainnya telah melarang masuk pelancong dari negara bagian tersebut.

Perhitungan Universitas Johns Hopkins menunjukkan, Australia saat ini sudah mencatatkan 9.797 kasus Covid-19 dengan 108 di antaranya sudah meninggal.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya