Berita

RC-135/Net

Dunia

Jet-jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Pengintai RC-135 AS Di Atas Laut Jepang

MINGGU, 12 JULI 2020 | 11:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jet-jet tempur Rusia dilaporkan mengejar sebuah pesawat pengintai RC-135 milik Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) di atas Laut Jepang.

Laporan tersebut disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada Sabtu (11/7), seperti yang dikutip Xinhua.

"Kontrol wilayah udara Rusia mendeteksi target udara di atas perairan netral Laut Jepang yang terbang menuju perbatasan negara Rusia," ujar kementerian.


Para pejuang milik Rusia, Su-35S dan MiG-31BM lepas landas dan mengidentifikasi RC-135 sebagai target. Mereka kemudian mengawal pesawat pengintai AS tersebut pada jarak aman sampai terbang jauh dari perbatasan Rusia.

Kementerian mengatakan, jet-jetnya melakukan penerbangan dengan mematuhi aturan internasional untuk penggunaan wilayah udara di atas perairan netral.

Sementara itu, hingga berita ini dirilis, belum ada tanggapan dari pihak AS.

RC-135 sendiri adalah pesawat pengintai yang digunakan untuk mendukung kemampuan intelijen dengan mendekati analisis  pengumpulan dan penyebaran real-time ke TKP.

Berdasarkan badan pesawat Stratolifter C-135, berbagai jenis RC-135 telah dalam pelayanan sejak tahun 1961. Banyak varian telah dimodifikasi berkali-kali, sehingga berbagai macam sebutan, konfigurasi, dan nama program.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya