Berita

Polisi menyita lebih dari 30 senjata dalam aksi penembakan di Gereja Pentakosta Kekudusan Internasional, Zuurbekom, Johannesburg, Afrika Selatan/Net

Dunia

Aksi Penembakan Di Gereja Afrika Selatan Tewaskan Lima Orang, Polisi Sita 30 Senjata

MINGGU, 12 JULI 2020 | 09:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aksi penembakan di sebuah gereja dekat Johannesburg, Afrika Selatan, memakan lima orang korban tewas sementara lebih dari 40 lainnya dijadikan sandera.

Melansir The Guardian, aksi penembakan terjadi di Gereja Pentakosta Kekudusan Internasional, Zuurbekom, pada Sabtu (11/7) dini hari.

Dari laporan personel polisi dan militer, empat orang ditemukan tewas tertembak, satu orang mati terbakar, sementara enam lainnya terluka.


Polisi mengatakan mereka menyelamatkan pria, wanita, dan anak-anak yang disandera dan tampaknya tinggal di gereja. Namun tidak dijelaskan berapa banyak yang diselamatkan.

Sementara itu, polisi mengatakan lebih dari 30 senjata ditemukan dan serangan oleh sekelompok orang bersenjata kemungkinan dimotivasi oleh perselisihan antara anggota gereja.

Komisioner polisi naisonal telah mengerahkan petugas untuk mencegah peristiwa yang lebih buruk terjadi.

Dalam pernyataannya, polisi dan militer mengongkap, mereka yang ditangkap adalah anggota kepolisian, pasukan pertahanan dan layanan pemasyarakatan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya