Berita

Petugas tengah mengevakuasi siswa di Provinsi Jiangxi yang terjebak akibat banjir/Reuters

Dunia

China Keluarkan Peringatan Darurat Banjir Tertinggi Di Provinsi Jiangxi

MINGGU, 12 JULI 2020 | 08:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah China mengeluarkan peringatan tertinggi terkait banjir yang melanda Provinsi Jiangxi, mengingat hujan deras terus mengguyur di sejumlah wilayah.

Dilaporkan People's Daily, pemerintah provinsi menarikan tingkat peringatan dari II menjadi I, dari empat tingkat skala kedaruratan di China, pada Sabtu (11/7).

Tingkat I biasanya digunakan untuk adanya bendungan runtuh atau banjir simultan yang luar biasa di beberapa sungai.


Banjir di Jiangxi sendiri terjadi karena luapan sebuah danau yang terhubung dengan Sungai Yangtze.

Saat ini, hujan deras terus meluluhlantahkan banyak kota di China. Wilayah yang berada di sepanjang Yangtze pun mendapatkan peringatan banjir tingkat tinggi karena hujan diperkirakan bisa melewati tepian sungai.

Pihak berwenang Jiangxi memproyeksikan banjir regional parah akan terjadi di Poyang, yang merupakan danau air tawar terbesar di China dan bergabung dengan Yangtze di dekat kota Jiujiang.

Pada Sabtu pukul 9 malam waktu setempat, ketinggian air di danau sudah mencapai 22,65 meter dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ketinggian air tersebut memecahkan rekor tertinggi yang ditetapkan pada 1998, yaitu 19,50 meter.

Sejak Sabtu pukul 5 sore waktu setempat, banjir sudah menggenangi 5,2 juta orang di Provinsi Jiangzi. Sementara itu, sejak Senin (6/7), pemerintah sudah mengungsikan 432.000 orang.

Banjir juga merusak 4,56 juta hektar tanaman dan menumbangkan 988 rumah, yang menyebabkan kerugian langsung mencapai 6,5 miliar yuan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya