Berita

Pantai di Mediterania yang cukup membahayakan karena memiliki arus yang deras/Net

Dunia

Seorang Bocah Terbawa Arus Di Pantai Palm Beach Mesir, 10 Orang Yang Menolongnya Ikut Terseret Dan Tewas

SABTU, 11 JULI 2020 | 13:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebelas orang tenggelam di lepas pantai Mesir utara pada Jumat (10/7) di sebuah pantai yang terkenal dengan arusnya yang deras dan dermaga berbatu. Tragedi bermula dari seorang anak yang terseret arus.

Tragedi itu terjadi di Palm Beach, di kota Mediterania Alexandria, ketika seorang bocah lelaki berlari ke laut dan berenang. Dia mulai mengalami kesulitan menahan ombak. Kantor administrasi pariwisata pusat kota itu mengatakan bocah itu mulai terseret arus.

Seorang pria mencoba menyelamatkannya. Ia  melompat dan berenang mendekati bocah itu, sayangnya dia sendiri terjebak dalam arus.


Kejadian itu membuat para pengunjung lainnya merasa cemas dan ikut membantu kedua orang itu. Beramai-ramai, satu per satu sembilan orang laki-laki melompat ke laut untuk membantu menyelamatkan.  

Saat itu ombak terlihat biasa,  tetapi arusnya sangat menyeret, membuat orang terbawa jauh dari lepas pantai, tidak mampu bertahan. Sembilan orang itu malah ikut terbawa arus sehingga mereka semua meninggal. Kepolisian mengatakan, belum diketahui apakah sembilan orang itu saling berhubungan atau hanya kebetulan sama-sama sedang berekreasi.

Ketika dilakukan pencarian, Tim Darurat hanya menemukan enam mayat, sedangkan sisanya belum ditemukan. Pencarian berakhir pada Jumat malam, dikutip dari TN, Sabtu (11/7).

Perairan Alexandria adalah lokasi liburan yang populer di musim panas. Karena adanya wabah virus corona, pantai pun ditutup. Mereka yang datang berenang biasanya adalah pendatang gelap. Penjaga pantai pun tidak bertugas karena pandemik.

Mereka yang datang biasanya pagi hari saat fajar untuk menghindari penangkapan oleh polisi yang mencoba membubarkan kerumunan dan menegakkan pembatasan terkait virus corona di pantai-pantai di daerah itu.

Palm Beach telah lama dikenal sebagai perairannya yang cukup berbahaya karena arusnya. Setiap tahun ada saja korban yang terseret arus dan tenggelam. Belum lagi garis pantainya yang berbatu, bukan berpasir. Ini juga cukup membahayakan karena bisa melukai.

Anggota parlemen berulang kali menuntut agar pantai ditutup untuk umum.

Cuaca Mesir cukup panas saat ini, melebihi 40 derajat celcius.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya