Berita

Tim Partai Buruh untuk Sengkang GRC tiba di Markas Besar Partai di Geylang Road pada 11 Juli 2020/Net

Dunia

Pemilu 2020: Partai Buruh Menang Di Wilayah GRC, Raih 52,13 Persen Suara

SABTU, 11 JULI 2020 | 12:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah kekecewaan dalam kekalahannya pada Pemilu 2020,  Partai Buruh (WP) meraih kemenangan besar di wilayah Konstituensi Perwakilan Kelompok Sengkang (GRC),  dengan perolehan 52,13 persen suara lebih besar dibandingkan dengan suara yang diraih People's Action) Party (PAP) yaitu 47,87 persen suara.

WP memperoleh 60.136 suara, sedangkan PAP mendapat 55.214 suara. Ini berarti bahwa tim WP telah berhasil mengklaim kemenangan GRC kedua partai oposisi, menyusul perjuangan keras mereka untuk konstituensi baru.

Penduduk Anchorvale menyambut hasil pemilu yang mencetak sejarah itu dengan sorak-sorai ketika jumlah sementara menunjukkan GRC baru kemungkinan akan berpindah tangan dari PAP kepada WP.


Seorang warga Sengkang yang berprofesi sebagai manajer hotel, Akmal Yusoff, berharap hasil pemilu kali ini akan menjadi sesuatu yang positif untuk keluarga dan lingkungannya.

“Dengan perubahan yang datang dengan sedikit ketidakpastian ini, saya berharap ini akan menjadi positif bagi keluarga dan lingkungan kami. Karena saya berharap dapat melihat hal-hal baik di lingkungan kami. Saya berharap dapat melihat bagaimana tim ini dapat berbagi suara segar dalam kebijakan pemerintah kami,” ungkapnya seperti dikutip dari Strait Times, Sabtu (11/7).

Tim WP dipimpin oleh pengacara He Ting Ru, bersama dengan profesor ekonomi Jamus Lim, pendiri perusahaan sosial Raeesah Khan, dan analis riset ekuitas Louis Chua Kheng Wee.

Sementara itu tim PAP terdiri dari kepala buruh Ng Chee Meng, Menteri Senior Negara untuk Transportasi dan Kesehatan Lam Pin Min, Sekretaris Senior Parlemen untuk Urusan Dalam Negeri dan Kesehatan Amrin Amin, serta pengacara Raymond Lye.

Hasil itu menciptakan suasana suram di antara anggota tim PAP Sengkang pada Sabtu dini hari waktu setempat.

Kepala buruh, Ng Chee Meng mengatakan, meski hasilnya tidak seperti yang diinginkania tetap berterima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah berjuang untuk memenangkan partainya.

“Jelas hasilnya tidak berjalan seperti yang kami inginkan, tetapi kami ingin berterima kasih kepada para aktivis, relawan, saudari dan saudara yang berbeda yang telah melangkah untuk membantu kampanye kami dan melayani penduduk kami,” ungkapnya kepada Media.

“Dalam beberapa minggu terakhir, ini merupakan perjalanan yang luar biasa di Sengkang, berjalan di kota, berbicara dengan penduduk yang berbeda, senyum, para penyapa yang ramah, dan terutama anak-anak yang saya temui benar-benar menghangatkan hati kami. Tapi sayangnya, mengingat hasil malam ini, saya hanya bisa mengatakan ucapkan terima kasih karena memilih kami, untuk mendukung tim PAP,” tambahnya.

GRC Sengkang dibentuk pada tahun 2020 dan memiliki 120.166 pemilih. Secara demografis GRC memiliki pemilih yang lebih muda kisaran usia  20-an sampai 40-an. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya