Berita

Petugas Kesehatan Irak/Net

Dunia

Anggota Parlemen Senior Irak Meninggal Akibat Covid-19

SABTU, 11 JULI 2020 | 09:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah meningkatnya penyebaran virus corona, kabar duka datang dari parlemen Irak. Mereka mengumumkan bahwa seorang anggota parlemen bernama Ghida Kambash meninggal dunia akibat terjangkit virus corona.

Pria berusia 46 tahun itu adalah anggota parlemen yang berasal dari Baquba, timur laut Baghdad yang telah menjabat sebanyak tiga kali masa jabatan, dan berperan membantu mengeluarkan undang-undang tentang reformasi pendidikan dan kesejahteraan sosial di Irak, seperti dikutip dari AFP, Jumat (10/7).

Bulan lalu, ketua parlemen Mohammed al-Halbussi mengatakan ada 20 deputi yang dipastikan telah terinfeksi Covid-19.


Irak melonggarkan langkah-langkah jam malam dalam beberapa pekan terakhir setelah memberlakukan kuncian ketat seluruh negara pada akhir Maret lalu.

Pembatasan telah menghantam berbagai sektor usaha swasta, survei
 International Rescue Committee (IRC) mengungkapkan bahwa 87 persen warga Irak kehilangan pekerjaan sebagai akibat dari penguncian .

“Setelah semuanya stabil, akan ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk membantu orang bangkit kembali," kata Christine Petrie, direktur IRC.

“Kehilangan mata pencaharian mereka akan sangat merugikan kesehatan mental masyarakat, yang sudah dalam kondisi rapuh setelah puluhan tahun konflik dan ketidakstabilan,” ungkapnya.

Secara total, kementerian kesehatan Irak telah mengumumkan sekitar 70.000 kasus virus korona, di antaranya hampir 3.000 telah meninggal dan 40.000 pulih.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya