Berita

Meral Aksener ketua Partai Iyi /Net

Dunia

Pemimpin Partai Oposisi Desak Erdogan Batalkan Rencana Undang-undang Pembatasan Media Sosial

KAMIS, 09 JULI 2020 | 14:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin Partai oposisi Turki Meral Aksener mendesak partai yang berkuasa untuk menahan diri dari rencana memberlakukan pembatasan media sosial lebih lanjut. Dia mengatakan hal itu akan sia-sia karena kaum muda Turki akan menentang mereka.

"Mereka tidak dapat mengendalikan kaum muda di media sosial," kata AkÅŸener, berbicara pada pertemuan kelompok parlementer partainya.

Pemimpin Partai Baik (Iyi) itu menguraikan langkah partai penguasa, yakni Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang baru-baru ini mengajukan RUU untuk mengontrol jaringan media sosial. Aksener menyebut rencana pemerintah terkesan terpengaruh kasus penghinaan netizen kepada anak dan menantu Erdogan di Twitter bebepapa waktu yang lalu.


“Ini adalah upaya untuk membungkam berbagai pemikiran dengan menghancurkannya," kata Aksener, seperti dikutip dari Hurriyet Daily, Rabu (8/7).

Dia juga menyinggung penangkapan jurnalis yang kerap dilakukan pemerintah.

“Jurnalis yang tidak bersalah dimasukkan ke dalam penjara, tetapi mereka yang mengirim pesan pemerkosaan kepada wanita yang tidak bersalah dapat dibebaskan. Tetapi jika Anda bertanya kepada Tn. Erdogan, biang keladinya adalah Netflix, YouTube, dan Twitter. Anda tidak dapat memberikan hasil dengan tindakan bodoh seperti itu, Tuan Erdogan, ”katanya.

“Saya peringatkan Pak Erdogan, tidak ada tembok yang dipasang di depan pemuda yang bisa bertahan lama,” kata Aksener.

Meskipun belum ada rancangan, parlemen diharapkan untukmembahas peraturan baru tentang media sosial. Presiden sekaligus ketua partai AKP, Recep Tayyip Erdogan telah bersumpah akan memperkenalkan langkah-langkah untuk meningkatkan kontrol pemerintah terhadap media sosial sesegera mungkin.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya