Berita

Ustadz Abdul Somad (UAS)/Net

Politik

UAS Ungkap Apa Yang Terjadi Sebenarnya Pasca Pertemuan Dengan Prabowo Pada 2019

SELASA, 07 JULI 2020 | 11:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Publik mungkin belum melupakan ketika masa Pilpres 2019 lalu, Ustadz Abdul Somad, yang akrab disapa UAS, melakukan tatap muka dengan calon presiden kala itu, Prabowo Subianto. Dalam pertemuan itu, UAS memberikan banyak wejangan kepada Prabowo. Bahkan UAS menyentuh dada Prabowo dan menyampaikan bahwa ia bermimpi Prabowo akan memegang mandat sebagai presiden.

Dalam acara perbincangan virtual antara Presiden Nusantara Foundation di Amerika Serikat, Ustadz Imam Shamsi Ali, dengan UAS, yang diunggah ke YouTube, dan juga disebarkan ke Twitter, Senin (6/7), terungkap bagaimana perasaan UAS kala itu.

UAS mengatakan, ia mendukung gagasan-gagasan Prabowo, dan senang bisa bertatap muka dengan Prabowo. Namun, pertemuan itu bukankah kehendaknya pribadi tetapi berdasarkan pesan para ulama.


"Saya tidak pernah menyampaikan pendapat saya pribadi dalam setiap pembicaraan atau ceramah-ceramah saya. Begitu pula saat saya bertemu dengan Prabowo," ungkap UAS.

"Saya mengikuti ijtihat ulama. Ada tiga orang yang menyarankan saya untuk bertemu Pak Prabowo," lanjut UAS.

UAS menegaskan ia adalah orang yang patuh pada ulama. Dan kedatangannya kepada Prabowo bukan karena ia mendukungnya. Sebab ia tidak mendukung individu atau sosok orangnya. Yang ia dukung adalah gagasan dan ide-idenya.

"Ide-ide bisa dibawa oleh siapa pun. Gagasan dan ide bisa didukung oleh orang lain," ujar UAS.

Usai pertemuan dengan Prabowo, UAS mengaku mendapatkan hikmah yang luar biasa. 

"Andai saat itu saya aman-aman saja maka desertasi saya tidak akan jadi.

Setelah ketemu Prabowo, tanggal 12 Maret saya menghilang. Saat itu nomor saya diretas, Twitter saya diretas, saya dibully..., maka di situlah saya memfokuskan diri kepada desertasi saya. Saya fokus menulis, tidak melihat hape, media sosial, saya terus menulis, hingga akhirnya desertasi itu selesai," kisah UAS.

Ia menuturkan refensi untuk desertasinya sudah menumpuk sejak tahun-tahun sebelumnya, tetapi selalu saja ada halangan untuk menyelesaikannya. Berkat pertemuannya dengan Prabowo, berkat segala bullian yang ia terima, ia memiliki waktu untuk lebih banyak diam dan fokus pada rencananya semula.

Disertasi doktoral setebal 600 halaman tu pun selesai.

Pada Juli, UAS berangkat ke Sudan. Dia pun menjalani sidang untuk desertasinya dan lulus pada Desember 2019.

"Rencana Allah luar biasa. Saya hanya berusaha baik, maka Allah kasih baik," ujar UAS.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya