Mukhtar Fatih Ekiz yang menyumbangkan plasma darahnya usai dinyatakan negatif Covid-19/Net
Apa yang lebih penting dari hidup ini selain bisa bermanfaat bagi orang lain? Prinsip itulah yang nampaknya dipegang Mukhtar Fatih Ekiz, seorang pejabat lokal di Istanbul, Turki. Dia menyumbangkan plasma kekebalan sebanyak dua kali setelah berhasil mengalahkan Covid-19 yang hampir merenggut nyawanya.
Mukhtar Fatih Ekiz di distrik Kartal memenangkan pertarungan melawan virus yang katanya menyakitkan setelah perawatan 40 hari.
Ekiz mengatakan ketika kasus Covid-19 pertama kali diumumkan di Turki pada 11 Maret lalu, kantor Mukhtar ditugaskan untuk memberikan bantuan sosial, yang menarik 3.000-4.000 orang setiap hari ke kantornya.
Ekiz mengatakan ia mulai menunjukkan gejala penyakit seperti demam tinggi, diare, sakit kepala, kelemahan pada bulan April. Saat itu dirinya juga mengalami penurunan berat badan yang cepat.
“Saya berusia 41 tahun dan belum pernah memiliki penyakit seperti ini sebelumnya,†katanya, seperti dikutip dari
Anadolu Agency, Senin (6/7).
Setelah hasil keluar dan dinyatakan positif Covid-19, Ekiz dirawat di rumahnya karena dia tidak mengalami kesulitan bernafas.
“Sebanyak 21 orang dinyatakan positif COVID-19 dari keluarga saya,â€katanya, seraya menambahkan mereka tinggal di satu gedung bersama kerabat dekatnya.
“Tapi saya adalah satu-satunya orang dengan gejala,†katanya, memperingatkan bahwa orang mungkin membawa penyakit tanpa menyadarinya.
Sejak dinyatakan positif Covid-19, berat badan Ekiz menurun drastis, ia mengaku dalam 15 hari berat badannya menyusut sebanyak 44 kilogram.
“Saya kehilangan sekitar 44 kilogram dalam 15 hari pertama penyakit ini, dan tubuhku semakin lemah setiap harinya,†kenang Ekiz.
Dia mengatakan bahwa setelah tes negatif untuk penyakit ini, dia telah menyumbangkan plasma kekebalan sebanyak dua kali dan sekarang dia sedang bersiap untuk menyumbang untuk ketiga kalinya.
“Jika mereka menjalani apa yang saya alami, mereka tidak akan melepas masker mereka seumur hidup,†kata Ekiz, menyoroti pentingnya memakai masker untuk melindungi diri dari penyakit.
Pada Minggu (5/7), Turki mengumumkan hampir 1.200 pemulihan dari virus corona, menjadikan jumlah total pemulihan sebanyak 180.680.
Ada total 205.758 kasus di Turki, sementara jumlah kematian mencapai 5.225.