Berita

Ranjau darat yang berhasil ditemukan Masam/Net

Dunia

Proyek Anti Ranjau Saudi Berhasil Bongkar Seribu Lebih Ranjau Darat Yang Ditanam Milisi Houthi Di Yaman

SENIN, 22 JUNI 2020 | 13:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jutaan ranjau darat yang ditanam oleh para milisi Houthi selama terjadinya konflik telah menjadi ancaman nyata yang menakutkan bagi sebagian besar warga sipil di Yaman.

Untuk meredakan ketakutan dan menjaga keselamatan warga sipil serta memastikan keamanan pengiriman pasokan kemanusiaan yang mendesak, Proyek Saudi untuk Pembukaan Ranjau Darat (Masam) di Yaman terus melakukan upaya untuk melakukan pembongkaran ranjau-ranjau darat itu.

Selama minggu ketiga Juni ini mereka berhasil  membongkar lima ranjau anti-personil, 321 ranjau anti-tank, 14 alat peledak dan 772 persenjataan yang belum meledak  berjumlah 1.112 ranjau, seperti dikutip dari Arab News, Senin (22/6).


Proyek ini dilaksanakan oleh kader-kader Saudi dan para ahli internasional untuk menghilangkan ranjau yang ditanam oleh milisi Houthi di wilayah Yaman, terutama Marib, Aden, Sanaa dan Taiz. Sebanyak 170.546 tambang telah diekstraksi sejak awal proyek, Saudi Press Agency melaporkan pada hari Minggu (21/6).

Lebih dari 1,1 juta ranjau telah ditanam oleh milisi Houthi yang didukung Iran di Yaman selama konflik, dan telah merenggut ratusan nyawa warga sipil.

Saai ini Houthi sedang mengembangkan ranjau anti-kendaraan dan mengubahnya menjadi bahan peledak anti-personil untuk mengintimidasi dan meneror warga sipil.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya