Berita

Utusan Khusus Presiden untuk Kontrol Senjata, Marshall Billingslea/Net

Dunia

Trump Kirim Utusannya Ke Austria Untuk Bahas Perjanjian New START

SABTU, 20 JUNI 2020 | 11:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat akan mengirim Utusan Khusus Presiden untuk Kontrol Senjata, Marshall Billingslea, pada Senin-Selasa (22-23 Juni) mendatang ke acara perundingan kendali senjata dengan Deputi Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov di Austria.

Disebutkan bahwa pihak AS juga mengundang China.

“Amerika Serikat telah memperluas undangan terbuka ke Republik Rakyat Tiongkok untuk bergabung dalam diskusi ini, dan telah memperjelas perlunya ketiga negara untuk melakukan negosiasi pengendalian senjata dengan itikad baik,” kata Departemen Luar Negeri, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (20/6).


Presiden AS Donald Trump telah berulang kali meminta China untuk bergabung dengan Amerika Serikat dan Rusia dalam pembicaraan mengenai perjanjian pengendalian senjata nuklir New START.

Perjanjian New START sendiri akan berakhir pada Februari tahun depan.

New START adalah sebuah perjanjian pengurangan senjata nuklir yang dinegosiasikan di bawah pemerintahan Barack Obama.

China, yang diduga memiliki sekitar 300 senjata nuklir, telah berulang kali menolak ajakan Trump.

Minggu lalu, Billingslea mengatakan bahwa dia telah sepakat dengan Ryabkov tentang waktu dan tempat untuk negosiasi pada bulan Juni ini.

Menurut Bilingslea, perjanjian kontrol senjata baru harus sepenuhnya mencakup persenjataan nuklir Rusia dan China.

Sebelumnya, kementerian luar negeri China Zhao Lijian mengatakan pada hari Rabu bahwa upaya pemerintah AS untuk melibatkan China dalam pembicaraan Rusia-AS tentang senjata nuklir adalah tidak masuk akal, karena Washington terus-menerus berusaha untuk melanggar komitmennya berdasarkan perjanjian yang ada.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya