Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Lebih Dari 500 Target Teroris PKK Berhasil Dibombardir Turki Dalam Operasi Claw-Tiger

JUMAT, 19 JUNI 2020 | 06:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Angkatan Bersenjata Turki berhasil menghancurkan lebih dari 500 target Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di wilayah Haftanin, Irak Utara, sebagai bagian dari operasi Claw-Tiger.
Dalam 36 jam pertama operasi, pasukan Turki berhasil menghancurkan lebih dari 500 target kelompok teror PKK di wilayah tersebut dengan jet F-16, howitzer dan beberapa roket, enurut sumber keamanan pada hari Kamis (18/6).

Setelah serangan itu, pasukan komando Turki juga melakukan operasi infiltrasi melalui darat dan udara untuk menargetkan tempat persembunyian teroris.

Menteri Pertahanan Nasional Turki, Hulusi Akar, berbicara kepada para komandan pasukan melalui tautan video, dengan mengatakan: “Operasi Claw-Tiger berjalan sangat baik.”

Menteri Pertahanan Nasional Turki, Hulusi Akar, berbicara kepada para komandan pasukan melalui tautan video, dengan mengatakan: “Operasi Claw-Tiger berjalan sangat baik.”

"Kami akan melanjutkan dengan keseriusan dan tekad yang sama dan mudah-mudahan kami akan berhasil mengakhiri operasi ini," kata Akar, seperti dikutip dari Anadolu, kamis (18/6).

Sebelumnya, pada hari Senin (15/6), kementerian mengumumkan dimulainya Operasi Claw-Eagle di Irak utara. Dalam operasi itu jet tempur Turki telah menghancurkan gua tempat teroris berlindung.

Operasi itu dilakukan terhadap pangkalan-pangkalan teroris di Sinjar, Qandil, Karacak, Zap, Avasin-Basyan dan Hakurk.

PKK yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan UE telah melakukan kampanye teror melawan Turki lebih dari 30 tahun lamanya. Mereka dinyatakan bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya