Berita

Penemuan Kuburan Massal di Libya/Net

Dunia

Italia Dan PBB Serukan Penyelidikan Tentang Penemuan Kuburan Massal di Libya

RABU, 17 JUNI 2020 | 15:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penemuan kuburan massal di Kota Tarhuna, Libya, baru-baru ini menggegerkan sejumlah pihak. Italia pun menyerukan penyelidikan "independen dan transparan" untuk menemukan dan menghukum mereka yang bertanggung jawab.

Kota Tarhuna merupakan benteng pertahanan terakhir di Libya Barat yang dikuasai oleh milisi yang setia kepada Jenderal Khalifa Haftar. Pada awal bulan ini pasukan pemerintah Libya berhasil mengambil alih kota dari milisi itu.

Sebanyak delapan area kuburan massal yang ditemukan di Kota Tarhuna itu telah digali dan lebih dari 150 jenazah, termasuk perempuan dan anak-anak, telah  ditemukan, menurut data yang dirilis oleh PBB.


"Pemerintah Italia terheran-heran atas penemuan baru-baru ini," kata sebuah pernyataan yang dirilis Kementerian Luar Negeri, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (17/6).

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Perwakilan Tinggi Uni Eropa Josep Borrell, menyerukan penyelidikan atas penemuan tersebut.

Italia meminta semua pihak yang terlibat dalam konflik di Libya untuk sepenuhnya menghormati hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional.

Pemerintah Libya yang diakui secara internasional telah diserang oleh pasukan Haftar sejak April 2019 hingga menewaskan lebih dari 1.000 orang.
Pemerintah meluncurkan Operasi Badai Perdamaian pada Maret untuk melawan serangan di ibu kota, yang baru-baru ini berhasil mengambil alih sejumlah titik strategis, termasuk pangkalan udara Al-Watiya dan Kota Tarhuna.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya