Berita

Kapten Emily Thompson/Net

Dunia

Pilot Pesawat Tempur Wanita AS Pertama Yang Terbangkan Pesawat Siluman F-35A

SABTU, 13 JUNI 2020 | 13:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Angkatan Udara AS mengumumkan bahwa sekarang mereka telah memiliki pilot perempuan untuk pesawat tempur siluman F-35A.

Kapten Emily Thompson menjadi pilot pesawat tempur wanita pertama yang menerbangkan pesawat siluman F-35A ke dalam pertempuran, setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Al Dhafra di UEA menuju lokasi yang dirahasiakan di Timur Tengah.

Pernyataan itu disiarkan oleh Komando Pusat Angkatan Udara AS pada selasa, seperti dikutip dari Fox News, Sabtu (13/6).


Pernyataan itu juga sekaligus mencatat bahwa Thompson memiliki awak pemeliharaan yang semuanya perempuan untuk meluncurkan penerbangan bersejarahnya.

“Ini adalah penyebaran pertama saya. Ini tantangan besar, serangan tempur pertama bagi saya. Tentu saja menjadi wanita pertama itu adalah kehormatan yang cukup besar," kata Thompson dalam sebuah wawancara dengan situs resmi Angkatan Udara AS. Dia menekankan bahwa meskipun dia merasa terhormat ia menyadari bahwa telah banyak perempuan yang muncul sebelum drinya.

“Ada banyak wanita yang datang sebelum saya,” katanya merendah.
Thompson umumnya dikenal sebagai "Banzai" di sekitar teman-temannya di Angkatan Udara. Awalnya dia ingin menjadi insinyur, tetapi begitu dia mendapat kesempatan untuk menerbangkan pesawat, alih-alih hanya memperbaikinya dia malah mengubah jalurnya.

Dia melatih F-16 Fighting Falcons selama pelatihan di perguruan tinggi, kemudian terbang dengan F-16 selama satu setengah tahun sebelum pindah ke model F-35A.

“Saya pikir ini adalah masa depan yang cerah," kata Thompson. "Beberapa dari kita sudah menerbangkan F-35 dan saya pikir jumlahnya akan terus bertambah. Ini komunitas yang sangat mendukung, dan peluang bagi wanita untuk benar-benar unggul dalam F-35 sudah pasti ada,” ujar Thompson.
Thompson memiliki pesan untuk generasi muda agar selalu berpikir positif dan terus bekerja keras.

"Tetaplah positif, bekerja keras, dan Anda dapat mencapai apa pun yang Anda pikirkan, Anda dapat menyelesaikannya," ujarnya.

Ashlin Randolph, seorang anggota awak muatan senjata yang merupakan salah satu dari empat awak yang bertugas yang mengirim Thompson dalam penerbangan bersejarahnya, mengatakan, “Ini peristiwa yang bagus.”

"Saya pasti akan mengatakan percaya diri dan jangan pernah biarkan orang mengatakan kepada Anda bahwa Anda tidak dapat melakukan sesuatu karena Anda bisa," tambah Randolph.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya