Berita

Para pekerja proyek pembangunan stadion Qatar/Net

Dunia

Gaji Tak Dibayar, Pekerja Bangunan Stadion Piala Dunia Qatar 2022 Mengadu Ke Pengadilan

KAMIS, 11 JUNI 2020 | 14:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kabar kurang mengenakan datang dari pembangunan stadion Al Bayt yang akan digunakan pada gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar. Para pekerja dikabarkan tidak mendapatkan gaji mereka selama berbulan-bulan.

Masalah tidak digajinya para pekerja migran tersebut telah menjadi sorotan sebuah kelompok hak asasi manusia internasional.

Amnesti Internasional mengatakan pada hari Rabu (10/6), ada sekitar 100 pekerja di Stadion Al Bayt yang mengalami masalah dalam mendapatkan gaji mereka selama berbulan-bulan dari subkontraktor desain dan konstruksi Qatar Meta Coats.


"Penyelenggara Piala Dunia Qatar mengatakan kepada kami bahwa mereka telah mengetahui tentang penundaan gaji sejak Juli 2019," kata Steve Cockburn, kepala keadilan ekonomi dan sosial Amnesty International, seperti dikutip dari Arab News, Kamis (11/6).

Hal ini telah menimbulkan pertanyaan mengapa Qatar mengizinkan pekerja untuk terus bekerja selama berbulan-bulan tanpa upah.

“Selama bertahun-tahun kami telah mendesak Qatar untuk mereformasi sistem, tetapi jelas perubahan belum ada hingga kini. Seharusnya tidak perlu investigasi Amnesti bagi pekerja untuk dibayar sesuai utang mereka.”

Amensti Internasiona mengatakan para pekerja yang tidak digaji itu berasal dari negara-negara luar termasuk Ghana, Kenya, Nepal, dan Filipina.

Penyelenggara Piala Dunia 2022 mengatakan terus berupaya melakukan bantuan agar para pekerja mendapatkan haknya.

"Upaya kami menghasilkan pembayaran awal gaji tiga bulan yang terlambat kepada pekerja," kata komite penyelenggara yang berbasis di Doha.

“Kami terus mengerahkan segala upaya dalam kekuatan kami untuk memperbaiki masalah ini.”

Pemerintah mengatakan telah mengetahui gaji Qatar Meta Coats yang terhutang pada September 2019, yang menyebabkan perusahaan didenda dan operasinya ditangguhkan.

"Kerawanan keuangan Qatar Meta Coats terjadi antara November 2019 dan April 2020. Ini berarti bahwa tenaga kerja menerima pembayaran gaji tidak teratur selama periode ini. Pada Mei 2020, masalah ini sebagian telah diselesaikan dan semua pembayaran gaji dari Februari hingga Mei dibayar penuh oleh perusahaan,” kata pemerintah Qatar.

"Ada sejumlah kecil pembayaran gaji sebelum Februari, yang akan diselesaikan dalam beberapa hari mendatang."

Amnesti Internasional mengatakan beberapa pekerja mengeluhkan keterlambatan pembayaran ini pada Januari lalu ke pengadilan perburuhan Qatar.

Tekanan dari kelompok-kelompok hak asasi manusia pada kondisi pekerja semakin meningkat ketika Qatar mulai membangun infrastruktur yang kurang memadai untuk menyelenggarakan event besar sekelas piala dunia.

"Masih ada masalah yang harus diatasi, termasuk yang terkait dengan sikap dan perilaku minoritas kecil. Ini akan memakan waktu, tetapi kami tetap berkomitmen untuk tugas itu."

Qatar dinobatkan menjadi tuan rumah piala punia dalam pemungutan suara FIFA pada bulan Desember 2010. Dan akan menjadi piala dunia pertama di Timur Tengah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya